Sukses

Vans Hadir Kembali di Indonesia dengan 3 Koleksi Premiumnya

Liputan6.com, Jakarta Sneakers menjadi bagian dari gaya hidup anak muda urban. Tidak sedikit yang berlomba mengumpulkan koleksi sepatu casual sporty yang terkenal karena kenyamanannya ini.

Kini, tak perlu bersusah payah mencari produk premium dari Vans by Vault karena sudah tersedia di Indonesia. Dope & Depper, butik streetwear dan footwear premium yang dioperasikan oleh PT Navya Retail Indonesia, meluncurkan tiga koleksi sneakers premium Vans mulai bulan ini. Butik tersebut tersebar di empat kota, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

"Konsep Vault by Vans berawal pada 2003 yang tak lekang waktu dipadukan dengan sentuhan dunia mode papan atas," ujar Trias Arfa, Brand Manager Dope and Depper, belum lama ini.

Vault by Vans OG, merupakan produk premium pertama yang akhirnya masuk ke Indonesia. Sneakers ini mengusung gaya klasik Vans dari bentuk dan corak warnanya. Bahan kulit berkualitas tinggi serta in-sole yang lebih tebal dengan teknologi vulcanized rubber menghadirkan kenyamanan.

Vault by Vans x Alyx menjadi produk premium kedua yang desainnya dirancang oleh Matthew Williams, penggagas merek baju wanita Alyx di New York. Gaya santai ala California Selatan dan para skaters menginspirasi Matthew untuk membuat punggung sepatu fleksibel, bisa ditekuk ke dalam dengan mudah. Setiap pasang sneakers ini dilengkapi pola ikat tali sepatu unik dan tersedia tali cadangan dengan corak warna yang lebih berani.

Sneakers Vault by Vans x Taka Hayashi menjadi produk sneakers premium paling mahal dibandingkan dua desain sebelumnya dengan harga di atas Rp 2 juta. Desainer indie Jepang Taka Hayashi merupakan salah satu kolaborator setia Vault by Vans.

Untuk kerja sama yang ke-17, Taka mengadopsi pola dan palet warna terang seperti cokelat muda oatmeal dan putih gading yang terinspirasi oleh budaya suku Indian Amerika. Penggunaan material kulit suede menampilkan kesan premium dalam beragam desain, terutama untuk siluet desain SK8 Nomad dengan goresan tulisan Destroy di bagian depan.

Switzy Sabandar

Artikel Selanjutnya
RI Raih Juara 3 di Festival Musik Tradisional Uzbekistan
Artikel Selanjutnya
UNIQLO Luncurkan Koleksi UT Musim Dingin 2017