Sukses

Soto Ngadiran Jadi Kuliner Idaman Mahasiswa di Yogyakarta

Liputan6.com, Yogyakarta Soto Ngadiran sudah memiliki tempat di hati penikmat soto di Yogyakarta. Lokasinya memang berada di Kota Yogyakarta. Namun untuk mencapai lokasi, pengunjung harus masuk ke gang-gang kampung terlebih dahulu.
 
"Soto Ngadiran itu sejak tahun 1991," kata Lami karyawan terlama di Soto Ngadiran, Senin (29/1/2018).
 
Lami mengatakan, tempat berjualan Soto Ngadiran berpindah-pindah sebelum akhirnya menetap di Jalan Sanca VIII / 120 B Karang Gayam Yogyakarta.
 
"Pindah dua kali dulu masih sederhana ya jualan sekitar sini," ujar Lami.
 
Setiap hari Soto Ngadiran buka dari pukul 06.00 pagi sampai 05.00 sore. Harga yang ditawarkan juga sangat murah meriah, yaitu antara Rp 6.000 hingga Rp 20.000.
 
 
1 dari 3 halaman

Langganan Mahasiswa Yogyakarta

Soto yang harganya pas di kantung mahasiswa ini menjadi langganan Vira mahasiswa UGM. Ia menghabiskan dua mangkuk soto sekali datang ke Soto Ngadiran.
 
"Dah lama enggak ke sini sejak S1 sampai sekarang kuliah S2 di Jogja lagi ya mampir lagi," ungkap Vira.
 
Menurutnya, cita rasa Soto Ngadiran yang jadi langganannya ini cenderung gurih dan berkuah bening. Cita rasa soto yang kebanyakan ditemukan di wilayah Kota Yogyakarta dan Surakarta.
"Ini pas buat lidah Jawa apalagi Yogya Solo," kata Vira.
 
 
2 dari 3 halaman

Tradisi Unik di Warung Soto

Pembeli soto juga sudah terbiasa dengan kebiasaan di warung Soto Ngadiran, yaitu setelah memesan soto pembeli bisa mengambil sendiri minuman dan gorengan yang sudah disiapkan di sisi kanan kasir. 
 
"Di sini memang gitu ambil sendiri minumnya pilih kalo mau ambil gorengan ambil piring sendiri terus pilih," ungkap Vira.
 
Tidak jarang bukan hanya mahasiswa tapi juga pekerja kantoran juga mampir di warung soto ini. Waktu makan siang juga akan ramai dari berbagai kalangan.
 
Sejak dahulu meja kayu menjadi ciri khas warung Soto Ngadiran. Setidaknya ada belasan meja kayu panjang  dan kursi bagi pengunjung. Ia merekomendasi menikmati soto Ngadiran di jam sebelum makan siang. Sebab, tidak begitu banyak pengunjung walaupun jumlah mejanya banyak. 
 
"Sebelum makan siang enaknya ke sini soalnya kalau jam makan siang biasanya penuh," kata Vira. 
Artikel Selanjutnya
Kampung Topeng, Andalan Baru Wisata di Kota Malang
Artikel Selanjutnya
Banjir Kanal Barat Semarang Bakal Jadi Objek Wisata Dunia