Sukses

Desainer Marc Jacobs Dituduh Lakukan Plagiarisme

Liputan6.com, Jakarta Bagus atau tidaknya sebuah karya bergantung pada banyak hal. Ada berbagai sisi yang bisa dilhat dari sebuah karya, termasuk produk mode. Mulai dari aspek estetika, fungsi, pesan inspirasi, maupun cerita yang melatarbelakanginya. Selain elemen-elemen tersebut, satu hal lain yang juga sangat penting dalam penilaian suatu karya adalah originalitas.

Sebagaimana bidang kreatif pada umumnya, dunia fashion mengalami masalah yang cukup serius perihal originalitas dan plagiarisme. Peniruan produk mode bukan lagi hal asing di industri fashion. Hal ini bukan hanya dilakukan oleh pihak-pihak tak dikenal. Bahkan selebritias setenar Kim Kardashian belum lama ini dituduh menjiplak karya-karya brand ternama, seperti Comme des Garcons dan Vetements.

 

1 dari 3 halaman

Mencuri Desain Pin

Kini giliran Marc Jacobs yang berkutat dengan masalah serupa. Melansir halaman Teen Vogue pada Rabu (27/12/17), seniman asal California, Katie Thierjung, menuduh Marc Jacobs mencuri desain-desain pinnya. Hal ini ia ungkap melalui unggahan Instagram akun @theuncommonplace.

Di unggahan itu, ia menulis “Saya tak akan duduk diam dan melihat perusahaan besar mencuri karya dari seniman independen dan mengklaimnya sebagai milik mereka. Saya sangat lelah terhadap tren pencurian seni ini. Kami seniman independen menghabiskan banyak waktu, energi, kreativitas, dan hati pada desain-desain kami. Mendapati hal itu dicuri dari kami adalah hal yang tak bisa diterima. Ini adalah karya saya dan saya akan mempertahankannya dan membela hal yang benar.”

 

2 dari 3 halaman

Tuntutan pada Marc Jacobs

Unggahan multi-foto ini menampilkan tiga pin karya Katie dan Marc Jacobs yang sangat mirip. Bulan lalu Katie telah mengajukan tuntutan pada Marc Jacobs atas beberapa karya Resort 2017 yang menampilkan pin dan patch yang sangat mirip dengan karya-karya Katie. (Bio in Godbless)

Artikel Selanjutnya
Simak Sejarah Perjalanan Chanel di Museum Ini
Artikel Selanjutnya
Intip Koleksi Kolaborasi Teranyar dari Gosha Rubchinskiy