Sukses

Kangen Kuliner di Bali Terobati Lewat Putu Made di Senayan City

Liputan6.com, Jakarta Bisa dihitung dengan jari restoran autentik Bali di Jakarta, tidak seperti rumah makan Padang dan Sunda yang mudah ditemui. Padahal sebagai destinasi wisata, Pulau Dewata masuk dalam daftar unggulan wisatawan lokal dan internasional.

Boga Group pun mengambil peluang untuk memperkenalkan masakan Bali lebih luas lagi dengan membuka Putu Made di Senayan City lantai 5. Kami pun berkesempatan untuk mencicipi berbagai signature dish dari Putu Made yang memiliki interior modern dengan mural dedaunan tropikal, batu bata Bali, dan yang mencuri perhatian barong berukuran raksasa.

Sebagai starter, kami mencoba Rujak Udang dan Jeruk Bali yang disajikan dengan cantik. Paduan udang yang punya rasa manisnya sendiri dengan jeruk bali terasa unik dan enak.

Ada juga Lumpia Isi Ayam Betutu yang menjadi penyegaran di lidah. Sebab biasanya kita familiar dengan lumpia ayam atau rebung. Dengan cocolan dua jenis sambal, bikin selera makan makin meningkat.

 

 

 

1 dari 3 halaman

Ikan, Ayam, dan Bebek Autentik Bumbu Bali

Kami pun tak sabar untuk beralih ke menu utama yang akan disantap dengan nasi putih panas. Ada ekor ikan tenggiri dengan sambal matah berdaging tebal tapi bumbunya tetap menyerap sampai ke dalam.

Selain ikan tenggiri yang dibakar, ada juga sup ikan tenggiri dengan bumbu kuning segar. Ada irisan mentimun yang sudah ikut direbus dan memberi kelezatan berbeda.

Bagi yang tidak menyukai ikan, rasanya akan menyerah dengan kedua varian tenggiri yang sama sekali tidak ada amis ikan. Sebab semua masakan dikreasikan memakai bumbu dan rempah yang dalam bahasa Bali disebut basa genep.

Basa genep sendiri adalah konsep menciptakan rasa yang tepat dari proses menyeimbangkan berbagai bumbu dan rempah seperti lengkuas, jahe, dan kencur. Seluruh masakan diracik oleh chef ternama Mandif Warokka yang berdomisili di Bali dan menguasai masakan Nusantara dan khas Bali.

Chef Mandif Warokka juga menjadi otak semua hidangan di Putu Made. Jangan sampai melewati hidangan Putu Made Bebek Betutu yang dimasak selama lima jam di dalam pelepah palem.

Karena proses slow cook, daging bebek pun menjadi lembut dan mudah lepas dari tulangnya. Bebek yang juga dimasak dengan daun singkong dan bumbu betutu ini punya rasa autentik yang kaya.

2 dari 3 halaman

Pisang Rai dan Klepon Nangka

Jangan bilang enggak doyan bebek sebelum mencoba Putu Made Bebek Betutu. Apalagi disajikan dengan sambal kelapa dan sambal klungkung serta kuah sup komo yang dibuat dari campuran kaldu ayam dan bebek dengan rasa asin dan nikmat.

Biar tambah Bali banget, Kami mencoba Satay Plater yang terdiri dari beberapa jeni sate. Seperti sate lilit dan sate ayam dengan potongan dadu besar.

Untuk menu sayur, Anda bisa memilih lawar kacang panjang dan jagung yang masih ada sensasi crunchy dan rasa basa genep yang Bali banget.

Setelah puas menyantap semua main course, sensasi bersantap Bali autentik ditutup dengan dessert kue Klepon Isi Nangka dan Pisang Rai. Favorit kami adalah Pisang Rai, rasanya seperti es pisang ijo yang kali ini bukan dimakan dengan es tetapi saus gula merah.

Selain desain interior yang mencipatakan modern Bali vibe serta resep autentik Bali, Putu Made juga mengusung konsep utama kitchen: live grill. Kita bisa menyaksikan para koki memasak sekaligus menjadi pengalaman bersantap unik persembahan Boga Group.

Bonusnya lagi, nih, Anda bakal melupakan kepenatan sementara dari hiruk pikuk Jakarta setelah keluar dari Putu Made yang Bali banget. Tertarik mencoba? 

Artikel Selanjutnya
Siap-Siap Piknik ke Jawa Timur, Ada 482 Agenda Wisata Seru
Artikel Selanjutnya
Ayo Ceritakan Keunikan Kotamu Sambil Menyantap Sarimi