Sukses

Megawati dan Puan Terkesima Masakan Istri Wali Kota Solo

Liputan6.com, Jakarta Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri memiliki kegemaran tersendiri untuk urusan makanan. Salah satu menu kegemaran mereka adalah masakan rumahan dari istri Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo yang bernama Endang Prasetyaningsih.

"Kalau ke Solo itu pasti sering minta dimasakin. Terus kalau pulang nanti minta dibungkusin untuk dibawa ke Jakarta," kata Endang di sela acara lomba masak di PDAM Solo, Jumat, 8 Desember 2017.

Bukan hanya ketika berkunjung ke Solo, Megawati secara rutin meminta masakan olahan Endang setiap bulannnya. Kadang kala Megawati juga meminta masakan Endang untuk bekal.

"Pernah itu ibu (Megawati) mau ke Bali, mampir Solo minta dimasakin untuk bekal. Ibu juga pernah ngendiko (bilang) minta dimasakin malem-malem, ya saya jam 12 malem itu belanja di Pasar Legi, " ujar dia.

Bahkan, setiap bulannya sang suami jika sedang bertugas ke Jakarta juga sekalian mengirim masakan olahan istrinya ke kediaman Megawati. Ada beberapa masakan kegemaran Megawati yang wajib menjadi menu utama.

"Ibu itu suka lodeh bung, oseng-oseng rempelo ati, oseng-oseng daun pepaya, oseng pare. Ibu juga suka bothok mlanding, " kata dia.

Tidak ada resep khusus masakan dari Endang. Olahan tangan dari Endang inilah yang menentukan sedapnya masakan.

"Pernah resepnya saya bagi, tapi rasanya berbeda padahal tidak ada bumbu rahasianya, " kata dia dengan tertawa.

 

Setiap memasak, Endang tidak menggunakan bumbu penyedap. Walau demikian, masakannya tetap lezat.

"Kalau enggak pake penyedap, bawang putihnya dibanyakin, " ujar dia. Selain Megawati, masakan istri Wali Kota Solo itu juga digandrungi oleh putri Megawati, Puan Maharani serta Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"Pak Ganjar itu kalau ke sini selalu tanya, 'ini masakannya Bu Rudy bukan?'," kata dia menirukan ucapan politikus PDIP itu.

Saking banyaknya orang yang suka dengan masakannya, Endang pun memiliki keinginan untuk bisa membuka rumah makan. Hanya saja, kesibukannya sebagai istri orang nomor satu di Solo membuat kesulitan untuk membagi waktunya.

"Dulu itu pernah mau buka warung, tapi bingung takutnya nanti buka dua hari terus tutup dua hari karena mendampingi tugas bapak," kata dia sambil tertawa pada acara lomba memasak di PDAM Solo.