Sukses

Nikmatnya Satai Gurita Pak Ajo yang Terkenal di Sabang

Liputan6.com, Jakarta Jika Anda sudah sangat akrab dengan satai ayam, satai kambing, dan satai lilit, kini saatnya Anda mencoba satai gurita. Satai yang menggunakan gurita sebagai bahan utama ini menjadi kuliner khas dan banyak ditemui di Kota Sabang. Namun, penjual satai gurita di Sabang yang menjadi rekomendasi adalah satai gurita Pak Ajo besutan Mukni Zein.

Mukni Zein saat ditemui Liputan6.com beberapa waktu lalu di salah satu kedainya di Jalan Perdagangan, Kota Sabang, mengatakan Sate Gurita Pak Jo sudah ada sejak 80-an. Namun, menu satai gurita baru hits dan dikenal banyak orang pada tujuh tahun silam.

Sate Gurita Pak Ajo sendiri memiliki tiga cabang yang tersebar di Kota Sabang, antara lain di Jalan Perdagangan, di Pantai Kasih, dan Taman Wisata Kuliner. Dalam sehari dirinya mengaku bisa menghabiskan hingga 1.500 tusuk satai gurita untuk berjualan.

“Kalau di Sabang lagi ada acara, seperti Sail Sabang ini, makin ramai pembeli. Malah enggak cukup kita,” ungkap Mukni Zein.

Mukni mengatakan, pembuatan satai gurita sama seperti satai-satai yang lain. Perbedaannya adalah sebelum dibakar, daging gurita direndam dahulu ke dalam bumbu. Selain untuk menyatukan rasa yang khas, cara mengolah ini juga dilakukan untuk mendapatkan daging gurita yang lembut.

 

 

1 dari 2 halaman

Bahan Baku Daging Gurita

Bahan baku gurita sendiri di dapat Mukni Zein dari nelayan lokal Sabang. Di Sabang memang banyak ditemukan gurita, jika sedang musimnya, bahkan gurita bisa ditemukan di daerah perairan dangkal Pulau Weh. Namun jika belum musimnya, gurita juga kerap langka dan susah ditemui.

Sate Gurita Pak Ajo dibanderol dengan harga yang ramah di dompet, hanya Rp 20 ribu per porsi, wisatawan sudah bisa merasakan 10 tusuk lembutnya daging gurita dalam sajian dua jenis bumbu, yaitu bumbu padang dan bumbu kacang. Menyantap satai gurita memang aktivitas yang tepat yang bisa dilakukan sambil memandang pantai-pantai Kota Sabang yang eksotis.  

Artikel Selanjutnya
15 Makanan Khas Cirebon Ini Bertahan dari Gempuran Junk Food
Artikel Selanjutnya
Menggoyang Lidah, Nikmatnya Soto Klethuk Khas Blora Patut Dicoba