Sukses

Diet Kerap Gagal? Ini Alasan Psikologinya

Liputan6.com, Jakarta Berbagai macam olahraga, melakukan beragam diet, bahkan tidak memiliki masalah kesehatan apapun namun tetap sulit menurunkan berat badan? Kira-kira apa sebabnya ya?

Dilansir dari brighside pada Minggu (3/12/2017), ternyata ada alasan psikologi kenapa berat badan Anda tidak menurun meski sudah olahraga teratur dan diet sehat

1. Kelebihan berat badan itu bermanfaat

Apakah Anda kerap menyalahkan berat badan atas semua permasalahan yang terjadi dalam hidup? Misalnya saja, belum punya pacar. Anda mungkin kerap kali menyalahkan diri Anda yang gemuk sebagai penyebab belum punya pacar.

Hal ini terjadi karena karena Anda tidak ingin menyalahkan diri Anda sendiri. Di bawah alam sadar, Anda akan terus mencari alasan kenapa Anda belum punya pacar hingga saat ini. Alasan yang Anda temukan saat ini adalah masalah pada berat badan Anda. Pemikiran alam bawah sadar seperti ini akan membuat tubuh tidak akan menurunkan beratnya. Padahal bisa jadi masalah kenapa Anda belum punya pacar itu karena masalah lain.

2. Berat badan menjadi alasan hadirnya rasa malas 

Istilah 'iya nanti' menjadi budaya bagi generasi milenial. Budaya ini membawa perilaku menunda sesuatu hingga besok, lusa, minggu depan hingga pada akhirnya tidak dikerjakan juga.

Sama halnya dengan menurunkan berat badan. Anda mungkin berwacana untuk menurunkan berat badan dengan menyusun berbagai rencana. Namun pada kenyataanya Anda akan mengulur waktu hingga akhirnya penurunan berat badan tidak terwujud dan tubuh Anda tetap gemuk. Kelebihan berat badan akan menjadi alasan bagi Anda untuk tidak melakukan kegiatan lainnya. Padahal sebenarnya Anda malas untuk melakukannya karena merasa tidak memiliki badan yang proporsional.

1 dari 2 halaman

Alasan psikologi sulit turunkan berat badan

3. Jadi cara untuk mencari perhatian orang lain

Mungkin Anda sudah mulai lelah dengan tubuh Anda yang besar dan berat. Namun terkadang itu bisa menjadi cara Anda untuk mencari perhatian orang lain. Karena biasanya 'tubuh besar' bisa menjadi lelucon bagi orang lain sehingga perhatian orang menjadi terpusat pada Anda. Jika dengan badan gemuk bisa menarik perhatian, kenapa mesti kurus? Pemikiran seperti ini yang membuat berat badan Anda sulit turun.

4. Menjadi pelampiasan rasa stres dan emosi berlebihan

Beberapa orang mengalihkan pikirannya ketika emosi dan stres dengan cara makan. Karena merasa emosi dan stres membuat Anda lapar. Sehingga Anda mengonsumsi makanan berlebih padahal Anda sedang dalam masa diet.

5. Menyelamatkan harga diri

Jika Anda merasa tidak begitu percaya diri, ini akan menghambat Anda untuk menurunkan berat badan. Sehingga untuk menyelamatkan harga diri Anda di depan orang banyak, Anda kerap kali menggunakan faktor keturunan sebagai alasan.

Misalkan Anda memiliki tubuh gemuk. Karena Anda merasa membutuhkan waktu lebih untuk menurunkan berat badan dengan diet dan olahraga, jadi Anda memilih mengatakan bahwa masalah berat badan Anda adalah bawaan keturunan. Hal ini menstimulasi tubuh Anda untuk semakin malas menurunkan berat badan, karena merasa menggunakan alasan tersebut sudah cukup menyelamatkan harga diri Anda.

Artikel Selanjutnya
3 Cara Ampuh Atasi Masalah Perut Buncit
Artikel Selanjutnya
Gara-Gara Ingin Six Pack, Pemuda Ini Hampir Kena Gagal Ginjal