Sukses

Ratusan Guru Belitung Diberikan Workshop Wawasan Pariwisata

Liputan6.com, Belitung Workshop Creativity Day for Teachers yang berlangsung di Belitung pada Kamis (23/11/2017), berlangsung sukses. Sebanyak 285 guru PAUD se-Belitung sukses diberikan wawasan pariwisata.

Kegiatan tersebut dikawal langsung Ikatan Alumni ITB Komisariat 85 dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

“Kita harus terus membangun masyarakat kreatif berwawasan pariwisata yang berkesinambungan. Untuk itulah kita mendukung workshop ini,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti, yang didampingi Kepala Bidang Penguatan Jejaring Kemenpar, Hidayat, Jumat (24/11/2017).

Lebih Lanjut, Hidayat mengatakan, memajukan sektor pariwisata tidak akan lepas dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal. Karena itu, perlu ditumbuhkan kesadaran dan kepekaan terhadap kepariwisataan sejak dini.

“Keberhasilan pembangunan kepariwisataan tidak akan pernah lepas dari SDM yang andal, dan untuk itu pengenalan masyarakat kreatif berwawasan pariwisata ini sangatlah tepat jika dimulai dari generasi emas, generasi usia dini. Dan salah satu pihak yang berperan membangun generasi emas ini adalah guru. Untuk itulah workshop ini dibuat," ucapnya.

Menurut Hidayat, sangatlah tepat jika workshop ini diadakan di Belitung. Sebab, kota ini merupakan salah satu dari 10 Bali Baru yang dicanangkan pemerintah. Nantinya, diharapkan para pendidik ini dapat membentuk karakter generasi sadar wisata, sehingga pariwisata Belitung dapat terus berkembang.

“Proses kita mulai dari sekarang, walaupun hasilnya tidak akan langsung kita rasakan. Tetapi kedepannya kreatifitas dari apa yang kita bangun sekaranglah yang akan membangun pariwisata Belitung nantinya. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mengembangkan pariwisata Belitung. Untuk itu kita menggandeng semua pihak, salah satunya Ikatan Alumni ITB Komisariat 85 ini,” kata dia.

Dalam workshop yang berlansung di Hotel Santika Premiere tersebut, para pendidik diajarkan untuk kreatif dalam mengajarkan anak didiknya, sehingga diharapkan nantinya akan lahir individu-individu yang kreatif pula. Disamping itu para guru juga di ajarkan untuk menanamkan nilai-nilai budaya melalui gerak dan lagu, serta story telling.

“Individu kreatif dapat diciptakan melalui pendidikan kreatif yang sudah selayaknya diperkenalkan sejak usia dini. Melalui gerak dan lagu, serta story telling kita mendorong penanaman nilai-nilai budaya. Disamping itu pula kita ajarkan para guru tersebut utuk berperan aktif dalam membangun generasi sadar wisata," ujar Ketua Ikatan Alumni ITB Komisariat 85, Larasati Sedyaningsih.

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, pun mengapresiasi acara tersebut. Menurutnya, dunia pariwisata dituntut kreatif dan terus berinovasi. Maka dari itu, pembangunan guru yang siap membentuk generasi sadar wisata kreatif mutlak diperlukan. 

“Generasi emas ini harus kita bentuk, sehingga nantinya akan sesuai dengn apa yang kita harapkan. Kita butuh SDM andal yang kreatif membangun pariwisata,” ucapnya.

 

 

(*)

Artikel Selanjutnya
Pertahankan Warisan Budaya, Solo Menggelar Wisata Kampung Kota
Artikel Selanjutnya
Pekan Pesona Pesantren di Ciamis Jadi Wisata Religi Pilihan