Sukses

Tips Menikah Berbekal Paspor di Hong Kong

Liputan6.com, Jakarta Mewujudkan pernikahan bersama individu tercinta merupakan impian banyak orang. Namun, sering kali banyak rintangan yang harus dilalui untuk mencapainya.

Jika rintangan yang Anda hadapi adalah persyaratan pernikahan berbelit seperti yang dihadapi oleh Kartika dan pasangannya, menikah di Hong Kong bisa menjadi solusi.

Kartika menikah dengan seorang warga negara Jerman. Mereka mengalami kesulitan dengan persyaratan menikah di Indonesia. Sampai akhirnya, mereka memutuskan untuk menikah di Hong Kong.

Ia pun memberikan tips bagi pasangan yang ingin menikah di Hong Kong.

1. Pastikan formulir dilegalisasi oleh notaris

Saat mendaftarkan pernikahan, Anda perlu legalisasi dari notaris. Jangan sampai melewatkan proses ini jika tidak ingin pendaftaran Anda ditolak. Anda bisa datang ke notaris setempat dan meminta legalisasi dokumen. Kirimkan formulir melalui pos, sekaligus fotokopi paspor Anda dan bank draft untuk biaya pendaftaran.

2. Pastikan ada bank penerima di bank draft

Berkaca dari pengalaman Kartika, bank draft atau cek untuk membayar pendaftaran pernikahannya tidak bisa dicairkan di Hong Kong. Ini terjadi karena tidak ada bank penerima yang tertulis di bank draft-nya.

"Bank penerima harus bank yang terdaftar di Hong Kong, sebaiknya bank asal Hong Kong saja supaya pasti bisa dicairkan," kata Kartika kepada Liputan6.com, Selasa (14/11/2017).

 

Saksikan juga video menarik berikut ini.

1 dari 2 halaman

Tips Menikah di Hong Kong

3. Tanyakan setiap pernyataan melalui email

Petugas pendaftaran pernikahan Hong Kong cukup responsif sehingga setiap pertanyaan Anda akan dijawab melalui email. Jangan ragu untuk selalu menanyakan hal yang belum diketahui melalui email. Cukup hemat karena tidak perlu mengeluarkan biaya telepon, kan?

4. Jangan booking perjalanan apapun hingga mendapat tanggal pasti pernikahan

Sebelum mendapatkan tanggal pasti pernikahan, sebaiknya Anda tidak mem-booking perjalanan apapun, baik itu tiket pesawat maupun hotel. Karena Anda akan diberikan tanggal oleh mereka, tergantung kuota kosong tempatnya.

5. Ingat untuk membawa dua orang saksi

Dua orang saksi bisa berasal dari keluarga sendiri atau teman. Anda bisa membawa saksi dari Indonesia maupun orang yang tinggal di Hong Kong. Pastikan untuk menulis nama saksi sesuai dengan kartu identitas dan paspor mereka.

Artikel Selanjutnya
Akibat Badai Hato, 10 ABK Indonesia Terdampar di Hongkong
Artikel Selanjutnya
Usia 51 Tahun, Aaron Kwok Jadi Ayah