Sukses

Yang Spesial dari Gunungkidul: Durian Kencoro Rukmi

Liputan6.com, Jakarta Gunungkidul punya varian durian lokal bernama durian Kencoro Rukmi. Selain rasanya yang manis dan legit, warna kuning keemasan pada daging durian menjadi ciri khas yang membedakan durian ini dengan durian pada umumnya. Tak hanya itu, durian yang diklaim aman untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi ini juga nyaris tidak mengandung alkohol dengan aroma yang tidak terlalu menyengat.
 
Masyarakat Gunungkidul menganggap jenis durian ini makin langka keberadaannya. Di antara satu keluarga yang memiliki lima sampai sepuluh pohon durian, hanya ada satu pohon durian jenis Kencoro Rukmi. Itu pun dengan buah yang tidak banyak. Hanya ada satu buah yang jatuh dalam satu pohon tiap musim panen tiba.
Andriyan, Ketua RT 20 Sumber Tetes, Desa Patuk, Kecamatan Patuk, Gunungkidul kepada Liputan6.com, Minggu (12/11/2017) mengatakan, durian Kencoro Rukmi banyak dicari orang-orang yuang memiliki riwayat penyakit darah tinggi, mengingat durian ini tidak menyebabkan efek samping pada penderita darah tinggi saat dikonsumsi. Bahkan di antara mereka ada yang mencampurnya ke dalam kopi panas.  
"Harga per buahnya antara Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu tergantung besarnya," ungkap Andriyan.
 
 
1 dari 2 halaman

Budi Daya Durian Kencoro Rukmi

Andriyan juga mengatakan, durian Kencoro Rukmi yang langka saat ini juga tengah dikembangkan oleh Dinas Pertanian dan Pangan. Bahkan. pemkab juga melakukan pembagian bibit durian jenis ini kepada masyarakat.

"Setiap RT dibagi 17 pohon untuk dibagikan," kata Andriyan. Sementara itu Camat Patuk, Haryo Ambar Suwardi mengatakan, durian Kencono Rukmi saat ini juga sudah didaftarkan menjadi durian lokal khas Kecamatan Patuk, sehingga menjadi ikon daerah setempat. Sebagai ikon, pemerintah daerah setempat terus mempromosikan jenis durian ini kepada wisatawan, termasuk dengan menggelar festivaal durian yang akan berlangsung pada awal Desember mendatang.

"Kami terus berupaya mengenalkan durian Kencono Rukmi ke masyarakat," ungkap Haryo.

Artikel Selanjutnya
15 Makanan Khas Cirebon Ini Bertahan dari Gempuran Junk Food
Artikel Selanjutnya
Menggoyang Lidah, Nikmatnya Soto Klethuk Khas Blora Patut Dicoba