Sukses

5 Tips Sukses Memasuki Dunia Kerja

Liputan6.com, Jember  

Memasuki dunia kerja yang penuh tantangan, memang tak semudah yang dibayangkan semasa sekolah dulu. Anda memerlukan beragam strategi dan persiapan diri sematang mungkin. Terlebih lagi apabila bidang pekerjaan yang Anda pilih banyak saingannya atau tidak tersedia banyak lowongan.

Dosen FISIP Universitas Jember sekaligus praktisi atau Instruktur Prashanti Training Centre Jember, Dr. Selfi Budi Helpiastuti, S.Sos, M.Si membagikan lima tips sukses memasuki dunia kerja yang mungkin bisa Anda ikuti.

Selfi menuturkan, tips pertama adalah meninggalkan mental anak kampus. Dunia kerja sangatlah berbeda dengan masa kuliah dulu. Saat memasuki dunia kerja, kita harus memiliki mental yang kuat karena kita akan dituntut untuk lebih mandiri memiliki daya juang yang tinggi dalam menghadapi kendala atau hambatan yang muncul.

"Sebagai karyawan, kita juga dituntut untuk bersikap dewasa dalam merespon masalah. Tunjukkanlah rasa tanggung jawab, kredibilitas dan loyalitas terhadap pekerjaan Anda," tuturnya, Jumat (9/11/2017).

Tips kedua adalah, berpenampilan profesional. Tinggalkan celana jeans, kaos dan sepatu keds zaman kuliah dulu. Kenakanlah pakaian yang formal agar tercipta kesan profesional, apalagi jika pekerjaan Anda mengharuskan Anda untuk berelasi dengan klien.

Gunakan sepatu kerja rapi, kemeja, celana panjang, rok, blazer atau jas sebagai pelengkap. Perhatikan juga kerapihan rambut dan bagi wanita, menggunakan makeup dan perhiasan yang sewajarnya juga dapat melengkapi penampilan.

"Jangan menimbulkan kesan berlebihan karena penampilan juga menjadi salah satu personal branding Anda," katanya.

 

1 dari 3 halaman

Perilaku baik

Tips ketiga adalah memiliki perilaku yang baik. Seringkali kita mengabaikan hal ini karena berpikir bahwa saya bisa mendapatkan pekerjaan ini karena saya pintar dan mampu. Padahal perilaku merupakan cerminan kualitas pribadi seseorang sehingga menjadi hal yang penting dan patut Anda jaga, terutama bagi Anda, generasi milenial melek teknologi dan social media.

Hindari menumpahkan kekesalan Anda di social media ketika ada kesulitan atau hal tidak menyenangkan yang terjadi di tempat kerja. Jangan pula terlarut dengan handphone pada jam kerja, misalnya update status atau mengunggah foto di social media dan lainnya. Bersikaplah sewajarnya, Anda harus mampu membedakan kapan waktu bekerja dan kapan waktu untuk bersantai.

"Anda dapat menggunakan waktu istirahat Anda untuk menjelajahi social media atau ketika pekerjaan Anda benar-benar sudah selesai. Attitude merupakan salah satu kriteria penilaian dari Bos Anda loh," ucapnya.

Tips keempat adalah perluas jaringan dan menjaga hubungan. Sebagai karyawan baru, tentu kita belum mengenal siapapun. Mulailah berkenalan dengan rekan kerja satu tim. Dari mereka lah, Anda bisa mendapatkan informasi terkait alur pekerjaan, suasana dan budaya kerja atau kendala yang sering dihadapi.

Kemudian, lanjutkan berkenalan dengan karyawan lain di departemen yang terkait dengan pekerjaan Anda, misalnya pekerjaan Anda berhubungan dengan bagian finance dan marketing. Tentu Anda harus mengenal mereka karena Anda akan sering bekerja sama dengan mereka.

"Bersikaplah ramah, berikan senyum dan sapa mereka saat berjumpa. Anda juga dapat meluangkan waktu untuk sekadar mengobrol pada jam makan siang. Dengan menjalin relasi yang baik, Anda dapat lebih cepat beradaptasi serta merasa betah di lingkungan kerja Anda," ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Jangan pernah behenti belajar

Tips kelima adalah terus belajar. Dalam bekerja, seringkali kita menemui berbagai tantangan. Anda harus terus belajar menyelesaikan masalah yang Anda hadapi. Belajar untuk mengambil keputusan atau menentukan langkah yang tepat.

Ketika Anda melakukan kesalahan, lakukan evaluasi dan intropeksi diri agar tidak terjadi kesalahan yang sama di kemudian hari. Selain itu, Anda juga perlu memperluas wawasan serta pola pikir, karena tidak semua ilmu yang didapatkan saat kuliah dapat diaplikasikan ketika bekerja.

Anda bisa bertanya dengan rekan kerja atau atasan Anda yang lebih berpengalaman atau memanfaatkan teknologi untuk mencari tahu ragam informasi, gali info terkait pekerjaan Anda agar kemampuan Anda semakin terasah.

"Karena itu mari belajar dan terus mengembangkan diri Anda, selamat berkarya dan sukses," ucapnya.

Artikel Selanjutnya
5 Alasan Penting Punya Tenggat Waktu Saat Berbisnis
Artikel Selanjutnya
Tips Menaikkan Produktivitas Para Miliarder yang Bisa Anda Tiru