Sukses

Jangan Pernah Katakan 5 Hal Ini kepada Seorang Pria

Liputan6.com, Jakarta Tidak hanya kaum wanita, pria juga bisa merasa tersinggung atau sensitif dengan kata-kata yang Anda lontarkan. Faktanya, hanya sekadar kata-kata bisa menghancurkan sebuah hubungan.

Dalam keadaan emosi, marah, atau frustrasi, biasanya orang-orang cenderung mengatakan sesuatu untuk menyerang, menolak, dan merendahkan pasangannya. Dilansir dari yourtango.com, Sabtu (4/11/2017), berikut adalah beberapa kalimat yang dapat mengikis kepercayaan seorang pria, jadi sebaiknya Anda berhati-hati. Apa saja?

1. "Ada apa denganmu?"

Jangan pernah mengatakan hal ini dengan nada bercanda kepada pasangan pria Anda. Menyerang seseorang dengan kata-kata seperti ini sama saja mengekspresikan perasaan Anda.

2. "Apa yang kamu pikirkan?!"

Ketika pasangan datang ke rumah dan berbagi segala keluh kesahnya di kantor, sebenarnya ia sedang mencari dukungan, bukannya kritik dari Anda. Jika Anda tidak setuju dengan apa yang ia lakukan, selama ia tidak meminta pendapat Anda, maka diamlah.

Jika seorang pria meminta pendapat Anda, maka ia sedang berusaha mencari jalan keluar, bukan disalahkan atau dijadikan bahan bercanda. Jadilah seseorang yang sederhana dan anti mengkritik pasangan Anda sendiri.

3. "Hanya itu yang kamu lakukan?"

Asumsi satu orang dengan orang lainnya bisa sangat berbeda dan ini bisa Anda alami bersama pasangan. Ketika meminta bantuan seorang pria, sebaiknya Anda menyebutkannya dengan spesifik, bukan marah-marah ketika hasilnya tidak sesuai dengan keinginan.

 

1 dari 2 halaman

Berhenti mengatakan beberapa kalimat ini kepada pria

4. "Berhenti menyentuhku!"

Seks bisa memicu masalah di antara Anda dan pasangan, terutama ketika Anda tidak ingin meladeninya. Katakan dengan baik-baik dan beri pengertian yang masuk akal, jika Anda sedang tidak ingin berhubungan seks dengan pasangan.

5. "Kamu menyedihkan"

Faktanya, satu kalimat tidak layak ditujukan untuk siapa pun. Anak-anak akan mengatakan ini ketika mereka merasa sangat marah, sakit hati, sedih, dan kecewa, tapi berapa usia Anda?

Ketika merasa marah, lihat kembali ke dalam perasaan tersebut dan komunikasikan layaknya orang dewasa. Renungkan kembali bagaimana selama ini Anda berkomunikasi dengan pasangan pria.

Artikel Selanjutnya
Pria, Begini Seni Meminta Maaf pada Kekasih
Artikel Selanjutnya
Cerita 6 Wanita tentang Pengalaman Seks Pertama