Sukses

Ibadah di Tanah Suci Makin Nyaman di Penginapan Ramah Keluarga

Liputan6.com, Jakarta Ibadah ke tanah suci, yakni Mekah dan Madinah, semakin umum dilakukan dengan keluarga. Penginapan ramah keluarga pun membuat perjalanan terasa lebih nyaman. Apalagi dengan fasilitas penunjang, seperti ketersediaan kamar suite dan terhubung satu sama lain.

Pullman Zamzam Madina dan Pullman Zamzam Makkah, bagian dari AccorHotels yang merupakan operator hotel ternama di dunia dan merupakan pemimpin pasar di tanah suci, yakni Mekah dan Madinah. Bersamaan dengan dimulainya musim umrah tahun 1439 Hijriah (tahun 2017–2018), dan kedua hotel unggulan ini melakukan kunjungan bisnis ke Indonesia untuk bertemu dengan para partner bisnis (travel agent) untuk membuka pintu bagi para tamu-tamu setia dari Indonesia yang akan melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci, yakni Mekah dan Madinah.

Jemaah dari Indonesia merupakan pasar utama bagi Pullman Zamzam Madina dan Pullman Zamzam Makkah. Sepanjang 2017, menurut Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, jamaah dari Indonesia menempati posisi lima besar sebanyak 14 persen dari total jamaah yang datang ke tanah suci. Kedua hotel ini juga berkomitmen memberikan pelayanan yang sempurna bagi para jamaah Indonesia dengan menghadirkan menu-menu yang disesuaikan dengan cita rasa otentik dan hasil olahan para juruk masak asal Indonesia.

Pullman Zamzam Madina membawa para tamu merasakan suasana khusyuk dengan sambutan hangat khas Arab saat beribadah di kota suci Madinah. Hotel ini berjarak hanya beberapa menit berjalan kaki menuju Masjid Nabawi. Pullman Zamzam Madina berdiri megah di tengah-tengah tempat beribadah utama bagi para umat Muslim, menyuguhkan pemandangan menakjubkan ketika para tamu beristirahat. Hotel yang baru dibuka di tahun 2016 lalu dan merupakan hotel terbesar kedua di kota Madinah menyediakan 835 kamar dan suite, serta tiga restoran internasional.

	Ibadah ke tanah suci, yakni Mekah dan Madinah, semakin umum dilakukan dengan keluarga sehingga membutuhkan penginapan yang nyaman.

Ashraf Madkour, General Manager Pullman Zamzam Madina mengatakan, pasar pariwisata religi dunia menanggapi pembukaan hotel baru kami yang unik ini dengan sambutan yang sangat baik. Ukuran kamar hotel Pullman Zamzam Madina merupakan yang terbesar di antara hotel bintang 5 lainnya di Madinah, dan restoran kami juga memberikan suatu pengalaman yang lebih dari sekedar kuliner.

"Pemandangan tak terlupakan dari kamar, suite, dan restoran menampilkan Masjid Nabawi dengan sempurna, termasuk Kubah Hijau yang menakjubkan dan Bukit Uhud yang suci. Dikarenakan jumlah kamar yang besar, kami memegang andil untuk memberikan penawaran yang menarik kepada mitra bisnis kami dan menyediakan pengalaman menginap yang unik kepada para peziarah," ujar Ashraf di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pullman Zamzam Madina mengedepankan pelayanan dan keramahan. Para staf profesional siap menyambut para tamu dengan sajian kopi khas Arab serta kurma segar dengan tradisi keramahan Madina.

Saksikan juga video menarik berikut ini.

 

1 dari 2 halaman

Mekah

Pullman Zamzam Makkah berdiri di kawasan istimewa di Makkah, berlokasi di area baru spektakuler kompleks Abraj Al Bait dan terhubung langsung dengan Masjidil Haram dan Ka’bah di jantung kota Mekah serta menghadap langsung gerbang Raja Abdulaziz. Hasil karya yang menyuguhkan pelayanan terbaik dengan 1.315 kamar dan suite elegan dilengkapi failitas mewah ini juga menghadirkan dua pilihan restoran.

Pelayanan hotel bintang lima bernuansa spiritual dengan pemandangan langsung menghadap Kabah, menjadikan hotel ini sebagai akomodasi ideal bagi para jamaah.

Mekah merupakan kota paling suci dalam Islam dan merupakan salah satu tempat ajaib di dunia. Kota ini berjarak kurang lebih 73 kilometer dari pelabuhan Jeddah- Arab Saudi menuju Laut Merah. Sebagai tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW, Mekah kini menjadi kota yang hidup dan semarak dengan penduduk dengan ragam budaya Islam.

Hamid Sidine, General Manager Pullman Zamzam Makkah mengatakan, pemerintah Arab Saudi membuka pintu untuk mengakomodasi lebih banyak jamaah dan memperbaiki infrastruktur. Salah satu proyek yang penting adalah pembangunan jalur Kereta Api Cepat Haramain akan menghubungkan dua destinasi suci, Mekah dan Madinah dalam waktu tempuh kurang dari dua jam yang akan rampung dalam beberapa bulan ke depan.

"Sebelumnya jarak kedua kota suci harus ditempuh dalam waktu sekitar empat jam dengan berkendara. Stasiun kereta api yang berlokasi hanya beberapa menit dari kedua hotel Pullman ini terlihat sangat menawan dari segi arsitekturnya dan memberikan pengalaman tersendiri bagi jamaah yang datang dari dalam ataupun luar wilayah Arab Saudi," ujar Hamid Sidine.

Artikel Selanjutnya
Meikarta, Apartemen Sekaligus Tempat Rekreasi
Artikel Selanjutnya
Meikarta Menyediakan Banyak Wadah untuk Penghuni Bersosialisasi