Sukses

Hobi Nonton Konser? Intip 4 Tips Hemat Berikut Ini

Liputan6.com, Jakarta Hobi nonton konser bisa disalahkan kalau Anda merasa uang sering tersedot untuk hal ini tiap bulan. Apalagi kalau hobi nonton konser band luar tanpa mempedulikan anggaran. Nonton konser itu hobi yang baik, tapi hobi yang baik tidak selalu segendang sepenarian dengan langkah penghematan. Bila tidak hati-hati, kebiasaan nonton konser bisa membuat rekening terzalimi. Berikut ini tips hemat untuk yang hobi nonton konser dari DuitPintar.com.

1. Disiplin menentukan anggaran

Biasakan dengan mematok anggaran berdasarkan hitungan pemasukan-pengeluaran. Aneh kalau anggaran itu sampai senilai dengan gaji per bulan. Masak ya ada nonton konser habis Rp 10 juta, misalnya, dalam 6 bulan? Bisa sih, kalau nontonnya band luar negeri dan duduk di bagian VVIP terus. Tapi sepadankah pengalaman nonton itu dengan jerih payah cari duit sebulan? Salah satu cara menentukan anggaran adalah melihat agenda konser band atau penyanyi kesayangan. Dari sana, bisa dikira-kira kapan datangnya dan harga tiketnya. Hal penting lainnya, anggaran harus dipatri jangan sampai bocor. Kalau belum 6 bulan sudah habis Rp 2 juta untuk nonton konser, ya sudah. Jangan ditambah-tambah lagi.

2. Langsung beli

Salah satu poin plus memeriksa jadwal konser adalah bisa beli tiket dengan harga lebih murah. Tiket yang biasa dinamai early bird ini bisa lebih murah ratusan ribu rupiah ketimbang tiket yang dibeli saat hari-H. Tiket early bird umumnya dijual secara online. Pantau saja terus akun Twitter atau Facebook promotor konser untuk mendapat informasi teranyar dari mereka. Lokasi konser juga penting dilihat untuk memperkirakan ongkos perjalanan. Mungkin bisa berangkat bersama teman-teman bila mau sewa taksi, baik online maupun konvensional. Kalau lokasi di luar kota atau luar negeri, pastikan beli tiket pesawat dan memesan kamar hotel jauh-jauh hari supaya murah. Manfaatkan kartu kredit yang sedang ada promo diskon agar semakin hemat.

3. Ketika terpaksa dadakan

Kalau nonton konser dadakan, bisa-bisa Anda harus merogoh kocek dalam-dalam. Pasalnya, harga tiket hari-H pasti lebih mahal. Apalagi kalau sampai tiket resmi habis dan harus beli di calo. Namun sebetulnya oke saja kalau memang terpaksa dadakan. Sebab bisa saja pengumuman konser juga datang mendadak karena sebelumnya tidak direncanakan. Dalam situasi ini, segera intip anggaran. Kalau masih ada sisa, pakai saja. Anggaran yang mepet pun sebetulnya masih mungkin disiasati dengan tambahan dana dari tabungan, terutama bila band yang mau konser itu langka main di Indonesia.

 

1 dari 2 halaman

4. Siap mental dan fisik

Kalau niatnya nonton konser, ya nonton saja. Mental mesti disiapkan agar kuat ketika ada godaan beli ini-itu di lokasi konser. Misalnya beli kacamata hitam atau bahkan aksesori dari kalung sampai plastik handphone anti-air. Beli kaos buat kenang-kenangan bolehlah asalkan resmi dari manajemen band, bukan bajakan, dan tentunya sesuai anggaran.

Fisik juga mesti disiapkan betul. Pertama-tama, datang ke konser dalam keadaan perut penuh. Jadi, tidak ada cerita konser pindah ke perut karena kelaparan. Minum juga bawa sendiri saja, meski beberapa konser melarang bawa makan-minum dari rumah. Aturan ini sebenarnya tidak terlalu ketat. Kondisi fisik sebelum hari-H konser juga harus prima. Jangan sampai malah jatuh sakit sebelum berangkat nonton konser. Malah sudah jatuh tertimpa tangga. Sudah keluar uang untuk bayar tiket, tidak jadi datang pula. Masih harus bayar dokter dan beli obat untuk obati sakit lagi. Hobi nonton konser ini hanya salah satu contoh bagaimana kesukaan akan sesuatu bisa jadi “ancaman” buat keuangan. Namun selalu ada cara untuk tetap berhemat.Toh, hidup cuma sekali. Masak, melakukan hal yang disuka tidak boleh hanya karena takut tidak bisa hemat. 

Artikel Selanjutnya
Top 3 Hari Ini: Ingin Bahagia, Hindari Hal Ini Saat Bangun Tidur
Artikel Selanjutnya
Top 3 Hari Ini: Jedar Tampil Sensual Bagai Artis Korea