Sukses

Diulas Media Amerika Vogue, Agnez Mo Diprediksi Samai Rihanna

Liputan6.com, Jakarta Agnez Mo sukses meraup 13 juta penonton dalam video musik untuk debut single rekaman internasional pertamanya Long as I Get Paid. Selain menggandeng musisi Amerika untuk memasuki industri musik internasional, Agnez juga menyeleksi tim kreatif berbakat untuk mendandaninya dalam video musik tersebut.

Mereka adalah Monica Rose sebagai stylist, Mylah Morales sebagai makeup artist, dan hairstylist Larry Sims untuk membuat visualisasi video musik ini lebih menarik dari ekspektasi.

"Yang aku suka dari tiga serangkai ini, mereka mendengar apa yang aku inginkan dan sebaliknya. Ini adalah pertukaran ide dan kolaborasi yang sesungguhnya," ujar Mo melansir dari Vogue.com, Rabu (11/10/2017).

Proses bertukar ide pun dilalui lewat email dan group instant messenger mulai dari pembahasan Who's That Girl? era Madonna sampai warisan budaya Indonesia milik Agnez Mo yang menjadi inspirasinya.

Alhasil, Agnez Mo tampil bangga memakai baju dengan sentuhan etnik memakai motif batik dengan hiasan kepala ala gadis Bali yang serasi saat dipadukan dengan fashion item dari rumah mode dunia Balmain dan Chanel.

1 dari 2 halaman

Bunglon dan Pendobrak Fashion

"Yang aku suka dari Agnez adalah berani mengambil risiko, mulai dari pemilihan tema avant-garde dan tak pernah bilang tidak untuk segala masukan. Dia juga seorang 'bunglon' dalam urusan fashion," ujar Rose sang fashion stylist.

Hal itu mengingatkan Rose saat kali pertama bekerja sama dengan Lupita Nyong'o karena Agnez terlihat sangat siap dan bersemangat. Bahkan, ia menyamakan Agnez seperti penyanyi wanita sukses Rihanna yang menjadi influencer mode.

"Agnez memiliki visinya sendiri, tentang apa yang diinginkan dan hal itu sangat penting ketika Anda bekerja dengan seorang seniman. Bisa jadi ia penyanyi yang sukses menjadi influencer mode seperti Rihanna," lanjutnya.

Namun, ia tak hanya ingin dikenal dari gayanya yang aneh dan pendobrak gaya, ia ingin dunia mengetahui Mo sudah berkarier sejak kecil di industri ini. Banyak hal yang telah ia lewati dan memberikan berbagai pengalaman dan pelajaran sampai menapaki karier internasional.

"Saya tidak ingin orang berpikir jenis musik saya saat pertama kali orang melihat tampilannya. Seperti saat mereka lihat oh, saya orang Asia jadi musiknya akan seperti ini. Saya sudah bekerja sama dengan banyak orang dan banyak masukan apa yang harusnya saya lakukan," lanjut Mo.