Sukses

Berawal dari Tugas Kampus, Lulur Lubinar Siap Ekspor Mancanegara

Liputan6.com, Jakarta Siapa yang menyangka menekuni tugas kuliah akan membuat seorang mahasiswi, memproduksi lulur kelas dunia? Tidak hanya itu, lulur yang terbuat dari bahan alami ini siap diekspor ke manca negara. Inilah cerita Azizah Halimah yang memproduksi Lubinar, di Trade Expo Indonesia Rabu (11/10/2017)

"Karena tidak cocok dengan skincare kimia, dan teman-teman saya mengalami hal yang sama, akhirnya saya meneliti dan mencari bahan alternatif untuk perawatan kulit secara alami," ungkap Azizah Halimah, Founder Lubinar.

Produk yang sudah dikembangkan tahun 2012 ini telah melewati masa riset selama 2 tahun. Riset yang dilakukan adalah memilih bahan dasar produk yang memiliki kandungan protein dan kolagen alami. Akhirnya, Azizah mampu membuat scrub yang terbuat dari bahan alami, yang kini sudah bisa berproduksi secara besar.

"Kami memilih membuat skincare dengan bahan baku beras hitam, karena memiliki kadar protein dan kolagen yang tinggi dibanding dengan bahan lainnya," ungkap Azizah.

Berawal dari tugas kuliaha

Produk yang akhirnya 2013 diajukan sebagai tugas kuliah kampus di Program Diploma IPB ini, akhirnya mendapatkan sertifikasi halal dari MUI pada tahun 2016. Tidak hanya itu, produk lulur dari Lubinar ini juga menjadi salah satu produk yang dipertunjukkan dalam Trade Expo Indonesia. Pameran ini sendiri akan berlangsung pada 11-15 Oktober 2017 di ICE BSD City.

"Saya sendiri tidak menyangka bahwa inisiasi dari diri sendiri dan teman-teman yang didukung oleh kampus bisa menjadi bisnis yang besar seperti ini. Dengan kekuatan bisnis home industry, ternyata produk Lubinar siap menjadi produk yang siap ekspor ke mancanegara," ungkap Azizah.

Tidak hanya lulur body scrub saja, Lubinar juga memiliki varian lainnya seperti Facial Mask dan Facial Treatment yang akan diluncurkan tahun depan. Sehingga Lubinar bisa menjadi solusi masalah kulit bagi pria dan wanita yang aman digunakan berbagai rentang usia. Azizah juga berharap, produk Lubinar bisa menjadi skin care yang membantu penggunanya kembali ke gaya hidup alami.

" Tidak hanya kulit yang sehat dan cerah saja, salah satu misi kita adalah bagaimana orang sadar dengan produk alami sehingga tubuh mereka dirawat dengan cara yang sehat," tutup Azizah.

Artikel Selanjutnya
Dari Cimanggis, Obat Produksi Bayer Diekspor ke 30 Negara
Artikel Selanjutnya
Pasar Kreasi Indonesia, Dukung Promosi Produk Dalam Negeri