Sukses

Setelah London, Lekat Bawa Budaya Baduy ke Paris Fashion Week

Liputan6.com, Jakarta Setelah sukses membawa nama fashion Indonesia di London, Lekat kembali akan tampil di kancah internasional, yaitu Paris Fashion Week. Lekat, sebuah lini mode yang mengutamakan kesinambungan ini pernah tampil di Fashion Scout dan International Fashion Showcase di Somerset House yang diselenggarakan oleh British Council dan Mercedez-Benz.

Amanda Indah Lestari, sebagai founder sekaligus desainer dari Lekat terinspirasi oleh kebudayaan Baduy. Tak tanggung-tanggung, wanita yang akrab dipanggil Mandy ini juga akan membawa kebudayaan Baduy dalam rancangan fashion-nya ke panggung Paris Fashion Week.

 

1 dari 2 halaman

Lekat akan segera menampilkan koleksinya yang terinspirasi dari Baduy ke panggung Paris Fashion Week

Mengusung tema "Bringing the Beauty of Baduy," koleksi Lekat kali ini menggambarkan kisah tentang para penenun wanita di suatu desa yang kaya akan kerajinan tangan tradisionalnya. Mandy juga dengan cakap menggabungkan tren kekinian di dalam koleksinya yang sarat akan seni tradisional warisan ini.

Berbeda dengan rancangan Lekat sebelumnya, koleksi kali ini banyak didominasi oleh warna yang cenderung gelap, seperti hitam dan biru. Namun, jika Anda mengamatinya, koleksi Lekat ini tetap menonjolkan ciri khasnya, yaitu patches, embroidery, dan elemen garis.

Lekat juga bekerja sama dengan Grandtex untuk material denim, menjadi benang merah, di mana keduanya menggunakan alat tenun tradisional untuk menunjukkan esensi dari masing-masing karya. Lekat akan hadir dalam 1414 Private Preview, memperlihatkan 5 dari 24 look di Paris Fashion Week yang bertempat di Hotel D'Everux (Place Vendome) dan Tranoi.

Selain bekerja sama dengan Grandtex, Lekat juga menggandeng BNI dan JNE, untuk aktivitas pengiriman paket dan berbagai kebutuhan yang diperlukan saat Paris Fashion Week berlangsung.