Sukses

Catat Dulu Jadwal Festivalnya Sebelum Beli Tiket Pesawat ke Bali

Liputan6.com, Jakarta Jangan dulu membeli tiket liburan ke Bali sebelum mengetahui jadwal festival yang digelar sepanjang tahun di Pulau Dewata. Pada 2017 tercatat ada 68 festival yang digelar di Bali, data tersebut belum termasuk event yang kerap digelar di daerah-daerah yang ada di Bali.

Pada bulan ini, beragam event wisata dan festival dipastikan siap menyambut kedatangan wisatawan. Pada 6 September, Bali menggelar Buda Wage Ukir, yaitu acara yang dilaksanakan sebagai festival persembahan kepada Sang Hyang Sri Nini di Denpasar.

Adapun pada 6 dan 7 September 2017, Bali akan menggelar Hospitality Mangement, Tourism Conference & Expo yang digelar di Grand Inna Bali Beach, Sanur, Denpasar Bali Conference.

Bagi Anda penikmat musik, jangan lewatkan festival musik terbesar di Indonesia, Soundrenaline, yang bakal digelar di Bali, tepatnya di Garuda Wisnu Kencana (GWK) pada 9 dan 10 September 2017. Mengusung tema besar “United We Loud”, festival musik ini bakal diramaikan musisi tenar Tanah Air dan luar negeri, mulai dari Sheila on 7, Tulus, Payung Teduh, Kotak, Lolot, HMGNC, Elephant Kind, Kelompok Penerbang Roket (KPR), Stars and Rabbit, Andien, Burgerkill, Rendy Pandugo, hingga Bootlesmoker.

Kemudian pada 14-18 September tahun ini, keindahan alam Lovina Bali siap diperkenalkan kepada masyarakat luas di acara Lovina Festival 2017. Bertema “Enjoy the Difference”, festival ini akan digelar di beberapa panggung yang ada di tiga tempat berbeda, yaitu Pantai Binaria, Undiksha Singaraja, dan Pantai Kaliasem.

Gelaran Bali International Film Festival juga tak mau ketinggalan. Memasuki tahun ke-11 penyelenggaraan, panitia siap menghadirkan lebih dari 100 judul film yang berasal dari 31 negara. Acara seru ini akan digelar pada 24-30 September di Cinemazz, Lippo Mall Kuta.

Simak juga video menarik berikut:

1 dari 2 halaman

Apresiasi Menteri Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi rapinya kalender even pariwisata Bali sepanjang 2017. Baginya, kepastian jadwal dan kegiatan menjadi penting karena akan menjadi rujukan para traveler yang akan berkunjung.

“Kalau event-nya terjadwal, Kemenpar juga makin mudah mempromosikannya. Begitu pula perusahaan biro perjalanan, mereka akan berani membuat paket wisata untuk dijual kepada wisatawan,” ungkap Arief Yahya.

Artikel Selanjutnya
Tak Mau Tiket Pesawat Hangus Saat Libur Panjang? Ini Triknya
Artikel Selanjutnya
KAI Masih Bagi Tiket Murah Usai Gelar Travel Fair, Minat?