Sukses

Sering Disebut di Restoran Steak, Apa Sebenarnya Wagyu?

Liputan6.com, Jakarta Daging Wagyu kerap kali disebut di restoran, terutama restoran steak. Daging Wagyu dikenal dengan kelembutannya sehingga cocok digunakan untuk memasak steak.

Melansir dari True Aussie Beef, Rabu (30/8/2017), pengertian Wagyu pada dasarnya mengacu pada beberapa jenis ternak sapi yang pada awalnya dikembangkan di negeri Jepang.

"Australia adalah negara yang paling banyak mengembangbiakan sapi jenis Wagyu ini," kata Andrew kepada Liputan6.com.

South Asia and China at Meat and Livestock Australia Andrew Simpson, mengatakan, hal ini dikarenakan para penghasil daging sapi Australia sejak bertahun-tahun yang lalu sudah menyadari bahwa kondisi iklim Australia sangatlah tepat untuk memelihara dan mengembangbiakan ternak daging sapi yang sangat terkenal akan kelezatannya.

Gen Wagyu pertama kali diperkenalkan di Australia pada tahun 1988. Sejak ini terdapat 300 peternak wagyu di Australia yang menyediakan perkawinan silang.

Saksikan juga video menarik berikut:

1 dari 2 halaman

Pengertian Daging Wagyu

Wagyu berasal dari kata Wa=Jepang dan Gyu=ternak. Sehingga Wagyu=Sapi Jepang. Daging sapi Wagyu memiliki ciri khas khusus yaitu mengandung marbling dalam jumlah tinggi, yang memberikan rasa juicy dan meleleh di mulut.

Marbling adalah guratan halus lemak putih di dalam daging yang memberi cita rasa lezat dan manis pada daging serta memberikan tekstur yang lunak pada daging. Marbling dalam daging terbentuk karena sapi diberi energi tinggi dari pakan biji-bijian.

Semakin banyak marbling semakin tinggi kelas daging tersebut. Marbling diukur dalam grade. Grade marbling di mulai dari 1 hingga 12. 

Artikel Selanjutnya
Doyan Makan Sushi? Ini Pilihan yang Tak Bikin Gemuk
Artikel Selanjutnya
Menyantap Menu Autentik Negeri Tirai Bambu di Jakarta Barat