Sukses

Tips Menyimpan Daging Sapi agar Aman dan Tetap Enak

Liputan6.com, Jakarta Daging sapi umumnya disimpan dulu setelah dibeli untuk kemudian dimasak. Daging bisa dibeli dalam kondisi chilled ataupun beku. Chilled meat adalah daging segar yang didinginkan dan disimpan pada suhu antara minus 2 derajat celcius sampai 2 derajat celcius.

Sementara frozen meat adalah daging segar yang dibekukan dan disimpan pada suhu di bawah minus 15 derajat celcius. Berikut ini merupakan tips menyimpan daging chilled meat, seperti dilansir dari True Aussie Beef, Selasa (29/8/2017).

Pastikan daging dikemas secara rapat dan tidak ada cairan yang keluar dari kemasan daging. Sentuh bagian atas kemasan dan pastikan masih terasa dingin.

Selalu perhatikan tanggal kedaluwarsa, daging sebenarnya masih dapat dikonsumsi setelah lewat tanggal ini tapi walau bagaimanapun juga yang paling adalah mengonsumsi daging sebelum tanggal kedaluwarsa.

Saat berbelanja di supermarket, mulai lah dengan belanja barang-barang selain makanan. Daging sebaiknya yang paling terakhir dimasukkan ke keranjang belanja. Setibanya di rumah, daging segera dimasak atau masukkan ke dalam kulkas jika ingin disimpan.

Plastik yang ada di kemasan daging chilled pre-pack bisa menyebabkan daging "berkeringat", seperti ketika kita memasukkan makanan panas dalam wadah tertutup. Oleh karena itu pindahkan daging ke dalam wadah atau kantong plastik dan letakkan di kulkas bagian bawah. Jangan mencampurkan daging mentah dengan daging yang sudah matang di dalam kulkas.

Saksikan juga video menarik berikut ini.

1 dari 2 halaman

Tips menyimpan daging sapi

Ilustrasi Foto Daging Sapi (iStockphoto)

Jika untuk beberapa kali masak, pisahkan daging dalam beberapa wadah atau kantong plastik. Jika mau dimasak dalam waktu 1-2 hari, bisa ditaruh di dalam chiller, jika lebih dari tiga hari dapat disimpan di freezer. Jika ingin makan daging yang dari freezer maka daging harus diturunkan semalam sebelumnya untuk dipakai esok harinya.

 

Artikel Selanjutnya
Ini Dampak Berlebihan Makan Daging
Artikel Selanjutnya
Sering Kembung Usai Makan Daging, Kenapa Ya?