Sukses

Bandung Siap Gelar Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan

Liputan6.com, Jakarta Bandung akan menjadi tuan rumah karnaval kemerdekaan sebagai puncak perayaan HUT ke-72 RI tahun ini. Mengusung tema besar “Nyalakan Api Semangat Kerja Bersama”, kegiatan ini akan digelar Sabtu, 26 Agustus 2017.

Walikota Bandung Ridwan Kamil kepada wartawan di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Selasa (22./7/2017) mengatakan, meski menggunakan sistem kebut semalam, Bandung siap menggelar Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan.

“Setiap hari setiap malam kami tidak tidur, memastikan acara selesai meriah dan semua juga saling mendukung, semua warga ikut serta, bukan eskpresi Parahyangan saja, tapi juga dari seluruh Indonesia, dari Jember, dari Solo, dari mana-mana. Saya kira ini wajah kemeriahan yang sangat luar biasa,” ungkap Ridwan Kamil.

Lebih jauh Walikota Bandung yang akrab disapa Kang Emil mengatakan, Bandung sudah menjadi kota karnaval setiap hari. Beragam bangunan tampak keren, asri, dan bangunan-bangunan tua masih lestari.

“Kami sudah punya setting bangunan yang sudah keren, jadi tinggal didandani saja, fotogeniklah kalau buat foto dan masuk teve,” kata Ridwan Kamil.

Yang menarik dan berbeda dari acara sebelumnya, karnaval kemerdekaan tahun ini bukan hanya menjadi milik manusia, mengingat hewan-hewan peliharaan juga turut ambil bagian dalam barisan arak-arakan.

“Nanti kan dibagi dua, ada yang sifatnya arak-arakan ada yang sifatnya konser. Yang menarik itu arak-arakan, selain menampilkan ekspresi kebudayaan yang sifatnya visual, seperti fashion dan kendaraan hias, tapi juga ada budaya-budaya yang melibatkan fauna, kita bawa semua berinteraksi,” ungkap Ridwan Kamil.

Dirinya juga mengharapkan, kegiatan karnaval kemerdekaan yang digelar bersamaan dengan libur akhir pekan dapat meningkatkan kunjungan wisata kota Bandung.

“Mudah-mudahan tujuh ribu wisatawan asing bisa kita kondisikan, mulai besok sudah mulai kita promosikan ke travel-travel agen juga, mudah-mudahan hari Sabtu yang datang tidak hanya yang merayakan tapi juga warga asing,” kata Ridwan kamil menambahkan.

Terkait kunjungan wisatawan, Menteri Pariwisata Arief Yahya kepada Liputan6.com mengatakan, acara seperti ini bukan direct impactnya yang tinggi tapi media valuenya yang tinggi. Hampir semua media akan menyiarkan kegiatan ini, apalagi ada Presiden Joko Widodo datang, eksposure medianya pasti besar, itu yang kita ambil.

“Jadi direct impact yang besar wisnus, jarang orang luar sengaja terbang untuk acara seperti ini, beda dengan acara besar seperti Moto GP misalnya,” Kata Menteri Arief.

Simak juga video menarik berikut ini:

Artikel Selanjutnya
3.000 Pesepeda Ramaikan Gowes Pesona Nusantara di Demak
Artikel Selanjutnya
Malang Flower Carnival Siap Digelar 10 September 2017