Sukses

Susah Tidur? Mungkin Kebiasaan Modern Anda yang Memicunya

Liputan6.com, Jakarta Susah tidur di malam hari, ternyata memiliki banyak pemicu yang berasal dari kebiasaan Anda. Apalagi bila kebiasaan ini terus menerus dilakukan, sehingga membuat durasi tidur makin berkurang. Seperti yang dirilis oleh bbc.com, Rabu (16/8/2017).

Minuman dengan kafein tinggi
Mengonsumsi minuman dengan kafein tinggi, seperti berbagai jenis kopi yang sedang populer saat ini, ternyata menjadi pemicu pertama. Bahkan banyak orang yang mengonsumsi minuman berkefein di malam hari, sehingga mereka tetap terjaga. Hal inilah yang memicu tidak teraturnya kebiasaan tidur, serta menyebabkan susah tidur tepat waktunya.

Menghidupkan pendingin ruangan di malam hari
Secara tidak sadar, pendingin ruangan juga menyumbang peranan besar untuk masalah sulit tidur. Karena tubuh secara normal, seharusnya menyesuaikan diri dengan suhu udara di sekitarnya. Sehingga ketika malam dengan suhu yang lebih rendah, tubuh otomatis akan merangsang diri untuk istirahat dan bangun ketika matahari sudah terang karena suhu yang meningkat. Kebiasaan menghidupkan pendingin ruangan, akan mematikan siklus natural tidur di malam hari.

Rajin main gawai sebelum tidur
Gawai sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, yang berperan besar untuk menghambat kebiasaan tidur Anda. Secara tidak langsung, cahaya biru yang dipancarkan oleh gawai, akan menghentikan proses pengeluaran hormon melatonin. Hormon inilah yang bertanggung jawab untuk memberikan sinyal istirahat untuk tidur malam hari.

Menyalakan lampu kamar
Alasan sulit tidur yang terakhir adalah, sering menyalakan lampu kamar. Hal ini berpengaruh pula pada proses hormon melatonin, karena kebanyakan lampu yang kira gunakan sekarang adalah jenis LED. Bahkan lampu juga menyulitkan tubuh dalam kondisi yang nyaman, karena kondisinya menyamai dengan keadaan siang hari. Sehingga kondisi susah tidur akan makin menjadi-jadi.

Artikel Selanjutnya
Clean Sleeping, Cara Tidur yang Bikin Tubuh Lebih Sehat
Artikel Selanjutnya
Mengapa Anda Tidak Bisa Berhenti Makan? Ini 8 Alasannya