Sukses

Selamat, Ini Para Pemenang Lomba Masak Ikan Nusantara 2017

Liputan6.com, Jakarta Akhirnya Lomba Masak Ikan Nusantara menemukan pemenangnya. Berasal dari berbagai daerah di nusantara seperti Biak, Batam, Gorontalo, Pontianak dan Jakarta, inilah pemenang kompetisi yang sudah berlangsung pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2017 seperti yang diumumkan oleh ketua juri, Chef Vindex Tengker di Kemang Village pada Jumat (11/8/2017).

Juara 1 dari Lomba Masak Ikan Nusantara jatuh pada Abdul Kadir dari Pontianak dengan Botok Ikan Masak Putih. Juri menilai ada unsur inovasi dan memiliki rasa dominan dan campuran daun mengkudu dalam sajian yang membuat makin lezat. Penampilannya disajikan dengan sangat baik sehingga masakannya jadi enak.

Sementara Juara 2 jatuh pada Ruben Jeremia, perwakilan Jakarta yang menyajikan Gabus Pucung Sambel Pete. Makanan khas asal Jakarta ini sangat penting untuk pelestarian makanan daerah dan tim juri menilai perlu dukungan yang baik dari pemerintah. Sajian ini memakai gabus sehingga penampilannya baik dan cocok dengan sambel pucungnya.

Juara 3 diberikan pada pada Narti Buo asal Gorontalo, dengan sajian Ikan Santan Goroho. Masakan ini dinilai unik oleh tim juri, karena menggunakan pisang khusus yang adanya di Gorontalo dan cocok dengan santan. Sehingga rasa pedas manisnya sangat nikmat.

"Ini adalah the best of the best dari yang terpilih. Mereka sudah memberikan yang terbaik dari daerah. Ini bukan lomba kecepatan, tapi memberikan sajian terbaik untuk dibawa ke hadapan Presiden Jokowi," jelas Chef Vindex.

Selain masalah rasa, para juri ternyata menggali ide sajian yang dibuat oleh 10 finalis. Apakah sajian tersebut merupakan ide kreatif atau makanan khas, sehingga ada nilai kreativitas yang diberikan. Hasilnya, banyak yang tampil beda, seperti sajian dengan bambu dan pengolahan gabusnya ada yang berbeda.

Lalu apa saja unsur yang dinilai dalam Lomba Masak Ikan Nusantara ini? Chef Vindex berserta Dharmastuti Nugrogo (Kepala Biro Pengelolaan Istana), Johan Susmono (Ketua Pokja 3, Tim Penggerak PKK Pusat), Roy M. Mandey (Ketua Umum DPP Arpindo, dan Vita Datau (Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata Republik Indonesia), memiliki kriteria ini.

"Kami melihat dari rasa, kemudian presentasi, dan unsur kebersihan dan keamanan pangan karena ingin dibawa ke Istana Presiden. Tiga-tiganya berkaitan karena kalau makanannya bagus rasa enggak enak, atau tidak higienis itu tidak bagus," tutup Chef Vindex.

 

Artikel Selanjutnya
Bikin Ngakak, Balap Karung Helm Jadi Lomba Kekinian HUT RI
Artikel Selanjutnya
Kocak dan Seru, Panjat Pinang Miring Ala Warga Kalimalang