Sukses

Para Milenial Dapat Ikut Serta Lestarikan Tenun Sumba dengan Ini

Liputan6.com, Jakarta Milenial menjadi tombak peradaban yang dapat membantu Tenun Sumba agar dikenal oleh seluruh dunia. Lalu bagaimana caranya? Inilah beberapa langkah yang dapat dilakukan.

Tenun bukan barang klasik
Meski proses pengerjaannya lama, tenun bukanlah barang klasik yang sering dianggap oleh generasi milenial. Karena Tenun Sumba sendiri memiliki proses pengerjaan yang memiliki nilai budaya dan seni yang tinggi. Tenun sendiri dapat dikombinasikan dengan jenis baju apa saja yang sesuai dengan gaya masa kini.

Sebarkan di media sosial
Milenial yang akrab dengan media sosial dapat menyebarkan informasi tentang Tenun Sumba. Dengan tersebarnya informasi, diharapkan banyak anak muda yang bisa mencoba kain tenun dengan kombinasi fashion yang menarik.

Membeli Tenun Sumba
“Kalau ada teman-teman yang punya apresiasi kain Sumba, membeli kain Sumba adalah sumbangan untuk melestarikan budaya ini,” tutup Fidelis Tasman Amat, Ketua Kelompok Penenun Lukamba Nduma Luri, Waingapu, Sumba Timur, pada Selasa (8/8/2017).

Artikel Selanjutnya
Melihat Warna-Warni Destinasi Wisata di Tidung Festival 2017
Artikel Selanjutnya
Tari Payung Pajajaran Bogor Semarakkan HUT RI di Istana Negara