Sukses

Batam dan Bali Gaet Wisman Malaysia Paling Banyak

Liputan6.com, Jakarta Pameran pariwisata di luar negeri cukup efektif dalam menjaring wisatawan mancanegara (wisman) untuk datang ke Indonesia. Begitu pula dengan MATTA Fair yang berlangsung pada 4-6 Agustus lalu, mampu menambah jumlah wisman ke Indonesia, terutama untuk destinasi Batam dan Bali.

Kepala Bidang Pameran Pasar Asia Tenggara Dusep Mulya mengatakan, dua destinasi ini memang menjadi unggulan booth Wonderful Indonesia di MATTA Fair Johor Bahru 2017. Peserta yang ikut pameran pun lebih banyak menawarkan paket wisata untuk kedua destinasi tersebut.

"Ini karena Batam secara geografis dekat dengan Johor, dapat ditempuh dengan feri. Sementara Bali masih secara umum menjadi destinasi favorit. Disusul juga dengan Sumatera Utara dan Lombok," ucap Dusep kepada Liputan6.com, Senin (7/8/2017).

Total untuk transaksi yang didapat dari MATTA Fair Johor Bahru 2017 secara keseluruhan adalah Rp 2,59 triliun. Dengan rincian transaksi real sebesar Rp 961.985.600 dan transaksi potensial yakni Rp 1.635.116.800. Angka ini meningkat sebanyak 13,85 persen dibandingkan dengan nilai tahun lalu.

Perbaikan infrastruktur

Dengan kenaikan jumlah wisman ke Indonesia, pemerintah pun perlu berbenah untuk segi infrastruktur dan fasilitas yang ditawarkan. Misalnya dengan memperbaiki fasilitas feri sehingga wisman semakin nyaman berpergian ke Batam.

Dusep mengatakan, peningkatan jumlah wisman saat ini masih dipengaruhi oleh upaya promosi yang digencarkan oleh Kementerian Pariwisata. Agar jumlahnya terus meningkat dan memuaskan wisman yang sudah datang, tentu harus dibarengi dengan upaya-upaya perbaikan tempat pariwisata.

"Destinasi pariwisata baru misalnya, seperti ke Yogyakarta itu cukup menarik. Apalagi dengan promosi viral di media sosial menambah ketertarikan wisman untuk datang ke sana," ucap Dusep.

Saksikan juga video menarik berikut ini.

Artikel Selanjutnya
Bandara Ngurah Rai Yakin Capai Target Kunjungan 5 Juta Wisman
Artikel Selanjutnya
1,35 Juta Turis Serbu RI, Dominan dari China dan Australia