Sukses

Menembus Zaman, Ini 6 Karya Fiksi Terbaik Sepanjang Masa

Liputan6.com, Jakarta Selain mendatangkan kesenangan karena sifatnya yang rekreatif, membaca karya fiksi ternyata juga berpengaruh pada karakter seseorang. Orang yang gemar membaca karya sastra cenderung bijaksana dalam mengambil sikap, karena sastra punya kandungan amanat spiritual yang berbalut etika.

Karya fiksi yang baik salah satunya adalah mampu menembus zaman. Artinya, meski telah terbit puluhan tahun atau bahkan ratusan tahun lalu, isinya masih relevan, terus diulas, dan masih dibaca hingga saat ini. Di antara begitu banyak karya fiksi, berikut enam karya fiksi dari penulis terkenal yang paling banyak dibaca sepanjang masa, seperti yang disarikan dari laman worldatlas, Kamis (3/8/2017).

Don Quixote



Buku dengan judul asli El Ingenioso Hidalgo Don Quijote de la Mancha ini merupakan novel klasik Spanyol yang ditulis oleh Miguel de Cervantes Saavedra. Novel ini pertama kali dicetak 1605 dan edisi keduanya dirilis pada 1615. Menurut catatan, Don Quixote telah diterbitkan dalam ratusan bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Buku yang sampai saat ini telah terjual sebanyak 500 juta eksemplar ini dianggap sebagai salah satu novel paling terkenal dalam literatur Spanyol, dan muncul dalam daftar novel kanonik fiksi terbaik yang pernah diterbitkan.

Simak juga video menarik berikut ini:

1 dari 6 halaman

A Tale of Two City





Novel ini ditulis oleh Charles Dickens pada 1859. Mengambil latar tempat di Inggris dan Prancis, novel ini menggambarkan keadaan buruk petani Prancis pada tahun-tahun sebelum terjadinya peristiwa revolusi, yaitu keadaan kaum revolusi yang sangat brutal terhadap aristokrat, dan paralel dengan kehidupan sosial di London pada periode yang sama. Novel ini menjadi salah satu buku fiksi terlaris sepanjang masa dan sudah terjual lebih dari 200 juta eksemplar sejak pertama kali diterbitkan.

2 dari 6 halaman

Lord of The Rings





Novel yang sukses diadaptasi ke dalam layar lebar ini ditulis oleh sastrawan Inggris JJR Tolkien antara tahun 1937 sampai 1949. Novel Lord of The Rings sendiri merupakan sekuel dari novel JJR Tolkien lainnya yang berjudul Hobbit. Buku ini diterbitkan dalam tiga jilid antara 29 Juli 1954 dan 20 Oktober 1955. Edisi satu volume pertama diterbitkan pada 1968 dan diperkirakan sukses terjual lebih dari 150 juta buku.

3 dari 6 halaman

A Little Princess





Berjudul asli Le Petit Prince, novel karya sastrawan Prancis Frances Hogson Burnett ini terbit pada 1943. Novel ini telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 180 bahasa dan terjual lebih dari 180 juta kopi. Banyak orang merekomendasikan untuk membaca buku ini. Meski ceritanya menyangkut kehidupan anak-anak, banyak amanat yang dapat dipetik oleh orang dewasa.

4 dari 6 halaman

Harry Potter and Sorcere’s Stone





Harry Potter and Sorcere’s Stone merupakan buku seri pertama Harry Potter yang ditulis JK Rowling. Buku ini terdiri dari 17 bab yang menggambarkan bagaimana Harry mengetahui bahwa dirinya adalah seorang penyihir dan sekolah di Hogwarts. Buku ini pertama kali terbit pada 26 Juni 1997 di London oleh Bloomsbury dan telah diterbitkan ulah ke dalam berbagai bahasa, termasuk Indonesia.

5 dari 6 halaman

The Hobbit





The Hobbit merupakan novel fantasi yang ditulis oleh JRR Tolkien dengan alur cerita layaknya sebuah dongeng. Buku ini pertama kali terbit di Inggris pada 21 September 1937. Karya novel ini kemudian dilanjutkan ke buku Lord of The Rings, yang banyak diperbincangkan dan diulas terlebih ketika diadaptasi ke layar lebar. Novel ini telah diterjemahkan dan diterbitkan ke dalam bahasa Indonesia pada 2002 dan mendapat sambutan yang hangat dari pencinta fiksi fantasi.

Artikel Selanjutnya
Kapankah Indonesia Punya Wadah Film Dokumenter yang Memadai?
Artikel Selanjutnya
Cars 3, Formula Film Pertama dengan Resep Baru