Sukses

Bali Masih Jadi Primadona Wisman Tiongkok

Liputan6.com, Jakarta Badan Pusat Statistik baru saja merilis data terbaru kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Hasilnya, semester awal (Januari – Juni) 2017 kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 6,48 juta orang atau naik 22,42 persen dibanding jumlah kunjungan wisman semester awal tahun lalu.

Menurut informasi yang diterima Liputan6.com, Kamis (3/8/2017), dari 19 pintu masuk utama wisman reguler, Bandara Ngurah Rai (Bali) menjadi pintu masuk terbanyak dengan kedatangan 2.881.289 wisman di semester awal 2017.

Secara kumulatif, jumlah wisman yang datang langsung ke Bali pada semester awal 2017 lebih tinggi 23,76 persen dibanding periode yang sama di tahun lalu. Negara penyumbang wisman terbesar ke Bali dan mengalami peningkatan adalah Tiongkok atau naik 59,02 persen. Sebaliknya, yang mengalami penurunan hanya wisman asal Australia yang turun sekitar -0,01 persen.

Namun demikian, wisman Australia tercatat masih yang terbesar mengunjungi Bali setelah Tiongkok, diikuti wisman asal India, Inggris, Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Malaysia, Taiwan, dan Jerman.

Menanggapi hal ini, Fitri, Humas Bali Tourism Board, kepada Liputan6.com mengatakan, Bali memang sedang fokus meningkatkan kunjungan wisata. Apalagi setelah Kementerian Pariwisata menjadikan Bali sebagai penghubung bagi 10 destinasi wisata “Bali Baru” di Indonesia.

Meningkatnya kunjungan wisman Tiongkok ke Bali sendiri bukan tanpa sebab. Banyak upaya yang telah dilakukan. Bali Tourism Board, misalnya, telah melakukan kerja sama dengan Weibo, yaitu situs media sosial terbesar di Tiongkok. Di situs Weibo kini bisa terlihat page official khusus bagi Bali. Ke depan, situs tersebut juga akan terpampang foto dan video keindahan Bali. Tak hanya itu, pemerintah dan stakeholder pariwisata Bali juga kerap melakukan koordinasi dengan Konjen Tiongkok untuk menggarap pasar wisman Tiongkok. 

Simak juga video menarik berikut ini:

Artikel Selanjutnya
Siti Badriah Bakal Goyang di Pesta Kemerdekaan Borneo
Artikel Selanjutnya
"Crossborder Tourism" Menargetkan Banyak Kunjungan Wisman