Sukses

10 Minuman Khas Populer, dari Laksamana Mengamuk hingga Jeniper

Liputan6.com, Jakarta Ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017 tengah memasuki tahap voting. Sebanyak 15 kategori pariwisata saling berlomba menjadi yang terbaik melalui voting yang sudah digelar mulai Juni hingga Oktober 2017. Para pemenang akan diumumkan pada Malam Anugerah Pariwisata Indonesia pada awal November 2017.

Dari 15 kategori yang dilombakan, paling menarik adalah kategori minuman tradisional. Pasalnya dalam kategori ini bermunculan nama-nama minuman tradisional baru yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat. Berikut 10 minuman tradisional Indonesia yang berhasil terpilih dan menjadi kandidat juara Minuman Tradisional Terpopuler, seperti yang disusun Liputan6.com, Senin (31/7/2017).

Air Guraka



Selain nikmat, air guraka juga dikenal sangat menyehatkan karena terbuat dari jahe merah. Cara membuatnya pun sangat sederhana, jahe parut direbus bersama gula aren, kemudian disaring dan ditambahkan kacang kenari sebaagai pelengkap. Masyarakat Halmahera biasa membuat air guraka sebagai pelengkap kudapan pisang goreng di sore atau malam hari.

Ce Huan Tiau



Sekilas mirip cendol, hanya yang membedakannya adalah kacang merah. Bubur kacang merah yang dalam sajian Ce Huan Tiau sangat nikmat dan lumer di mulut. Seiring berjalannya waktu, penjual kuliner tradisional Pontianak yang berkaitan erat dengan kebudayaan Tiongkok ini makin jarang ditemukan. Jika Anda berkunjung ke Pontianak, jangan lupa untuk mencicipi salah satu minuman tradisional ini.

Simak juga video menarik berikut ini:

1 dari 9 halaman

Jeniper





Jeniper merupakan akronim dari jeruk nipis peras. Minuman khas asal Kuningan ini makin populer semenjak para traveler banyak mengunggah gambarnya di media sosial. Selain menyegarkan, Jeniper juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya mampu melangsingkan bentuk tubuh. Jeniper oleh wisatawan kerap menjadi buah tangan saat mereka berkunjung ke Kuningan.

2 dari 9 halaman

Kopi Hijau Wamena





Siapa yang tidak tahu dengan khasiat kopi hijau? Selain menyehatkan tubuh, kopi jenis ini juga dipercaya mampu melangsingkan tubuh karena terbuat dari 100 persen biji kopi asli. Wamena sendiri merupakan salah satu penghasil biji kopi arabika terbaik di Indonesia. Menyeruput kopi hijau telah menjadi tradisi bagi masyarakat Wamena. Meski saat ini banyak ditemukan kopi hijau dalam bentuk kemasan, menyeruput langsung kopi hijau di Wamena punya sensasi tersendiri.

3 dari 9 halaman

Laksamana Mengamuk





Minuman tradisional khas Riau ini punya sejarah keberadaan yang panjang. Terbuat dari mangga kuini, santan, dan gula merah, Laksamana Mengamuk menjadi sajian khas masyarakat Riau saat berbuka puasa. Konon, nama minuman tradisional ini berasal dari cerita seorang laksamana yang mengamuk sambil menebas buah kueni, yang kemudian dijadikan minuman oleh para ibu.

4 dari 9 halaman

Tew Fu Sui





Minuman khas Bangka Belitung yang lahir dari budaya Tionghoa ini pada dasarnya adalah susu kedelai. Hanya saja, minuman ini telah lama dikenal oleh masyarakat Bangka Belitung sehingga telah mendarah daging dan menjadi minuman tradisional. Jika Anda berkunjung ke Bangka Belitung, penjual Tew Fu Sui mudah ditemukan dengan harga yang sangat terjangkau.

5 dari 9 halaman

Teh Oolong Kepahiang





Teh Oolong Kepahiang, Bengkulu, tidak kalah kualitasnya dengan yang ada di negeri China. Selain nikmat, teh yang menjadi minuman tradisional Kabupaten Kepahiang ini juga memiliki beragam khasiat bagi tubuh, salah satunya adalah menyehatkan jantung.

6 dari 9 halaman

Teh Talua





Pada dasarnya, tiap daerah di Indonesia memiliki jenis teh sendiri. Jika di Bengkulu terkenal dengan jenis teh oolong, lain halnya di Padang yang terkenal dengan teh talua. Teh jenis ini menjadi unik lantaran penyajiannya yang menggunakan kuning telur. Selain nikmat, tentu teh talua juga punya banyak khasiat. Di Padang banyak ditemui kedai yang menjual menu teh talua.

7 dari 9 halaman

Es Selendang Mayang





Es Selendang Mayang merupakan minuman tradisional dari Jakarta. Seiring perkembangan zaman, penjual es selendang mayang mulai jarang ditemui. Namun, pada perayaan-perayaan tertentu, misal saat Lebaran Betawi, penjual minuman tradisional ini banyak ditemui.

8 dari 9 halaman

Es Kacang Merah





Palembang memang menjadi surga bagi pencinta kuliner tradisional olahan ikan. Namun tak hanya makanan, daerah ini juga kaya akan menu minuman tradisional. Salah satu yang paling terkenal adalah Es Kacang Merah. Es kacang Merah Palembang disajikan layaknya es campur, biji kacang merah yang telah direbus, dimasukkan bersama dengan es yang diserut, lalu ditambah siraman susu. Tak hanya di Palembang, es jenis ini juga ditemukan dalam masyarakat Manado.

Artikel Selanjutnya
Diduga Sarang Prostitusi, 3 Warung Ini Dihancurkan Warga
Artikel Selanjutnya
Milkshake Bertema Unicorn Jadi Tren di Amerika Serikat