Sukses

Lakukan Hal Ini Saat Gaji Tidak Tepat Waktu

Liputan6.com, Jakarta Pernahkah merasakan gaji telat dari waktu yang dijanjikan oleh perusahaan? Tenang dulu, ini bukan berarti perusahaan Anda akan bangkrut.

Banyak faktor yang menyebabkan gaji telat walaupun perusahaan berada dalam kondisi keuangan yang sehat. Misalnya, perusahaan tempat Anda bekerja berada di luar negeri sehingga pembayaran gaji pun melalui proses yang lebih rumit dibandingkan perusahaan lokal.

Atau mungkin kendala pengiriman gaji terjadi di bank penyalur. Kalau ini kasusnya, jelas ini bukan kesalahan perusahaan Anda.

Sekali-dua kali, peristiwa gaji telat mungkin masih bisa dimaklumi. Tapi bagaimana jika ini terjadi berulang kali? Manajemen pun sepertinya tidak memperlihatkan komitmennya untuk memperbaiki hal ini. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan? Simak tipsnya dari DuitPintar.com berikut ini:

1. Komunikasikan dengan manajemen pusat
Sebagai karyawan yang telah menjalankan kewajiban setiap bulannya dengan baik, jangan takut untuk mengkomunikasikan setiap masalah terkait pekerjaan. Apalagi ini masalah gaji, soal hak kita.

2. Alokasikan pembayaran utang atau kewajiban bulan ini dari gaji bulan sebelumnya
Kalau perusahaan kurang bisa diandalkan dan belum juga ada kepastian, sekarang kembali lagi ke diri sendiri. Siapkan antisipasi saja daripada setiap bulan kebingungan membayar kewajiban utang misalnya.

3. Reschedule jadwal pembayaran tagihan
Yang namanya tagihan rutin setiap bulan jelas tak mau tahu soal gajian yang telat datang. Saat kita telat membayar tagihan, ya sudah pasti ada denda atau bahkan pemutusan jasa.

Untuk itu coba reschedule tanggal jatuh tempo tagihan-tagihan rutin yang bisa dinegosiasi. Misalnya asuransi atau kredit kendaraan. Kalau biasanya akhir bulan, bisa minta geser jatuh temponya jadi awal atau pertengahan bulan. Jadi kita bisa sedikit lebih tenang dan tidak dibebani banyak denda akibat gaji telat.

4. Mulailah rutin menyediakan dana darurat
Di saat-saat seperti inilah yang namanya dana darurat bisa jadi penyelamat kita. Biasakan untuk memaksakan alokasi untuk dana darurat setiap bulan dari gaji. Namanya saja darurat, kita tak pernah tahu kapan akan dibutuhkan.

5. Berpikir untuk cari kerjaan baru
Tapi ini bisa dijadikan solusi terakhir saat sudah tidak ada pilihan lain.
Kalau memang kondisi pembayaran gaji yang tak tepat waktu terus terjadi dan lambat laun membebani keuangan Anda, mungkin saatnya untuk mulai cari pekerjaan lain. 

Intinya, selama kita memiliki dasar hukum yang kuat, jangan pernah takut memperjuangkan apa yang menjadi hak kita. Toh kewajiban sudah dilaksanakan, sudah sewajarnya jika kita menuntut hak.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini: 

Saksikan Live Streaming Jakarta Fashion Week 2018

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Waspada, 5 Hal Ini Biasa Dilakukan Orang Gagal di Akhir Pekan
Artikel Selanjutnya
Rasakan Hal Ini? Segera Resign Meski Anda Masih Betah