Sukses

Produk Kreatif Indonesia Kini Makin Diakui Dunia Lewat SXSW 2017

Liputan6.com, Jakarta Kreatif adalah kunci untuk menggapai kesuksesan. Di tengah arus informasi, berbagai kesempatan bisa hadir dengan cepat di depan mata. Salah satunya melalui Festival South by Southwest (SXSW) 2017 di Austin, Texas, di mana delegasi Indonesia yang terdiri dari empat startup dan tujuh perusahaan teknologi pilihan, punya kesempatan untuk pamer di festival terbesar di Amerika Serikat.

“SXSW sendiri merupakan ajang yang dikenal oleh anak muda kekinian di Amerika Serikat dan sudah berlangsung 30 tahun di Austin, Texas. Pada festival ini seluruh produk kreatif, seperti film, musik, aplikasi mobile, semuanya dipertunjukkan,” ungkap Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif dalam acara "Archipelageek from Indonesia to SXSW 2017", Kamis (15/6/2017).

Delegasi dari Indonesia yang bernama “Archipelageek” ini berhasil memberikan karya-karya kreatif mereka ke pasar Amerika Serikat hanya dalam waktu 10 hari. Mulai dari 10 Maret hingga 19 Maret 2017 di Austin Convention Center. Mereka yang berangkat adalah Digital Happines, Qlue, Happy5, Kuassa, Anymo, Avani, Gojek, Blibli, Kaskus, Slingshot, dan Picmic. Selain itu, ada pula band Lightcraft yang berkesempatan untuk tampil secara live di festival SXSW ini.

“Dalam setiap acara dan festival yang kita ikuti, kita tidak ingin kirim yang asal-asalan saja. Kita ingin mereka mampu bersinergi dan bertemu dengan network bisnis dunia. Bekraf sendiri melihat SXSW merupakan wadah yang berpotensi membawa produk kreatif Indonesia masuk ke pasar dunia,” ujar Triawan.

SXSW sendiri dikenal sebagai event tahunan dunia yang menjadi wadah konferensi terkait dengan industri interaktif, musik, dan film,. Keikutsertaan Indonesia dalam SXSW 2017 melalui program Archipelageek dari Bekraf, membuka kesempatan bagi pelaku usaha kreatif untuk menampilkan karya mereka. Sekaligus nantinya bisa memperluas jaringan ke dunia global.

Hasilnya, para delegasi yang berangkat telah mengembangkan jaringan internasional. Tidak sedikit dari mereka akhirnya membangun kemitraan dengan para pemain global. Hal ini membuktikan karya kreatif anak bangsa memang harus diperhitungkan oleh dunia.

Artikel Selanjutnya
Indonesia Perlu Pusat Riset Kesehatan Global
Artikel Selanjutnya
Indonesia Siap Tebar Pesona di Europalia Arts Festival 2017