Sukses

Mengisi Rumah dengan Perabotan Tak Harus Mahal. Ini Dia Triknya

Liputan6.com, Jakarta Tak ada orang yang ingin rumahnya terlihat berantakan dengan perabot kusam. Tapi mempercantik rumah dengan perabot baru sering membuat dompet jebol.

Betul, tabungan berpotensi tergerus. Tapi itu kalau Anda belum tahu tips hemat mempercantik rumah dengan perabot masa kini.

Sebagai konsumen, kita harus cerdas dalam menyiasati kebutuhan hidup. Pada masa sekarang, penghematan bisa ditempuh dengan banyak cara. Khusus soal mempercantik rumah dengan bujet terbatas, bisa disimak tips dari DuitPintar.com berikut ini.

1. Lebih cepat lebih baik

Ketika mendapati ada satu perabot rusak di rumah, sebaiknya segera ganti bila memang tak bisa diperbaiki jadi normal kembali. Misalnya satu seat sofa bolong lantaran sudah termakan usia. Memang bisa diperbaiki, tapi bisa jadi seat lainnya juga bolong.
Lebih baik ganti dengan sofa baru yang lebih muda dan kuat, juga cantik tentunya. lagi, ada.

2. Pilih yang diskon

Sejumlah toko perabot, mal, ataupun toko ritel modern sering mengadakan program diskon. Cari program-program ini sebelum memutuskan beli perabot cantik yang baru.
Meski hanya 10 persen, korting itu akan sangat membantu penghematan. Apalagi jika punya kartu kredit. Sering ada program diskon khusus buat pemegang kartu kredit tertentu. Oleh karenanya, rajin cek promo yang sedang ditawarkan oleh kartu kredit Anda agar tak melewatkan kesempatan ini.

3. Jangan asal beli yang murah tapi mudah rusak

Upayakan cari perabot yang tak hanya cantik, tapi juga berkualitas bagus. Kualitas akan menentukan keawetan barang, yang artinya bisa mencegah pengeluaran berulang akibat barang yang dibeli gampang rusak.
Memang biasanya harga menentukan rupa. Tapi bukan mustahil ada perabot bagus yang murah. Jangan lupa bandingkan harga di satu tempat dengan tempat lainnya, sehingga kita bisa mendapatkan harga terbaik untuk produk yang sama.

4. Hemat energi, hemat biaya

Bila perabot tersebut berupa barang elektronik, cari yang hemat energi. Suatu barang bisa dibilang hemat energi bila konsumsi daya alias watt-nya kecil. Bila energi bisa dihemat, biaya listrik pun demikian.
Teknologi di dalamnya juga menentukan besar-kecilnya energi yang dikonsumsi. Kulkas inverter misalnya, umumnya lebih hemat dibanding yang standar. 
Namun barang hemat energi saja tidak cukup untuk berhemat. Tanamkan kebiasaan hemat energi ke tiap anggota keluarga, misalnya mematikan lampu di ruangan yang tidak digunakan.

5. Cari yang ekonomis 

Perabot mesti disesuaikan dengan kebutuhan keluarga, bukan sekadar cantik atau mewah. Perabot ekonomis akan membuat pengeluaran bisa ditekan bukan hanya saat membelinya, tapi juga di kemudian hari dalam hal perawatan.
Misalnya cari penyejuk ruangan yang gampang dibongkar-pasang. Daripada keluar uang lagi untuk panggil tukang AC, kita bisa membersihkan sendiri secara rutin per dua bulan.
Selain itu, usahakan cari perabot yang fungsinya standar tapi pas dengan kebutuhan daripada yang terlalu banyak fitur. Sebab, sering kali perabot multifitur lebih mahal, namun fungsinya tidak terlalu dibutuhkan. 

 

 

 

 

Artikel Selanjutnya
Rumah Seperti Ini Cocok untuk Generasi Milenial
Artikel Selanjutnya
7 Tips Ampuh agar Kamar Sempit Terlihat Luas ala Anak Kos