Sukses

Intip Desain Arsitektur Karya Anak Bangsa di Casa Indonesia 2017

Liputan6.com, Jakarta Industri desain dan arsitektur baik di dalam negeri ataupun di ranah internasional semakin berkembang. Inspirasinya beraneka ragam, mulai dari vintage, modern, hingga berbasis teknologi. Melihat geliat perkembangan industri ini majalah Casa Indonesia kembali menggelar Casa Indonesia 2017, pameran Art, Architecture, Design & Living di Indonesia.

Tampil dalam wajah baru, Casa Indonesia 2017 hadir sebagai sebuah ekshibisi sekaligus barometer perkembangan industri desain di dalam negeri maupun internasional. Mengusung tema Completeness and Beyond Happiness, Casa Indonesia kembali merayakan apresiasi karya kreator lokal untuk menciptakan karya yang sarat makna dan mampu membawa setiap pengunjung ke dalam imajinasi tanpa batas.

“Kami berharap dengan adanya Casa Indonesia 2017, akan membukakan pintu bagi para desainer lokal dan internasional untuk berkolaborasi dalam meningkatkan industri desain Indonesia. Berkontribusi pada bidang ekonomi kreatif merupakan suatu pencapaian kami untuk bangsa ini,” kata Miranti M. Lemy, Editor in Chief Casa Indonesia beberapa waktu lau di Hotel Ritz-Carlton Pasific Place, Jakarta.

Pada tahun ini, Casa Indonesia Art, Architecture, Design and Living kembali menggandeng arsitek Cosmas D. Gozali sebagai Exhibition Director dan desainer interior Diana Nazir sebagai Creative Director. Nama-­nama besar di bidang arsitektur dan interior ini berperan dalam menggubah acara ini menjadi ruang atraktif hingga lebih dari sekadar pameran pada umumnya.

“Selalu bangga bisa menjadi bagian dari pergerakan desain melalui Casa Indonesia yang telah membukakan dunia nasional dan internasional untuk melihat kekuatan konten, kreativitas, kemampuan produksi, dan unique skill dari kreator di Indonesia. Casa Indonesia adalah panggung yang baik untuk terjadinya kolaborasi dan unsur komersial bagi desainer muda, konsultan desain profesional, produsen lokal­ dan internasional, perguruan tinggi desain, dan juga masyarakat luas,” kata Diana Nazir.

Casa Indonesia 2017 diikuti oleh lebih dari 60 tenant yang dapat memberikan inspirasi desain serta memanjakan para pengunjung dengan menampilkan beragam zona kreatif. Diawali dengan zona Designer's Showcase yang menampilkan instalasi imajinatif seperti pada pintu gerbang Casa Indonesia 2017 karya Cosmas D. Gozali. Kemudian zona Cook and Design berupa instalasi seni ruang dan meja makan yang menyajikan berbagai solusi desain yang inovatif bagi kebutuhan interior.

"Penyatuan kerajinan sebagai dasar budaya tradisional dengan teknologi di dalam desain akan menjadi kekuatan baru bagi dunia desain Indonesia," kata Cosmas D. Gozali.

Hal lain yang dapat Anda temukan di Casa Indonesia lainnya adalah instalasi Architectural Project sebagai apresiasi perjalanan dunia arsitektur dan desain di Tanah Air. Di tahun ini, Samsung dan Philips mempersembahkan salah satu instalasi istimewa yaitu Hystoria Video Tunnel yang menyajikan sejumlah video sejarah tokoh arsitektur, desain interior, dan desain produk.

Dukungan dari Badan Ekonomi Kreatif mengisi salah satu area di pameran Casa Indonesia 2017 yang dinamakan Trend Ambiance yang berisikan produk dari desainer-­desainer muda yang telah dikurasi oleh para pakar di bidangnya. 

Casa Indonesia 2017 juga mendedikasikan satu zona pameran khusus Young Designers. Zona ini menjadi arena untuk menampilkan karya para mahasiswa dalam berbagai bentuk desain furnitur dan aksesori interior, yang dikirimkan oleh sejumlah perguruan tinggi desain dan arsitektur di Tanah Air.

Artikel Selanjutnya
RI Raih Juara 3 di Festival Musik Tradisional Uzbekistan
Artikel Selanjutnya
IKEA Teras Indonesia ke-7 Hadirkan Produk Tenun hingga Batik