Sukses

Saat Sri Mulyani Menitikkan Air Mata

Liputan6.com, Jakarta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi poin sempurna untuk film ‘Kartini.’ Pujian tersebut disampaikan Ani, panggilan akrabnya, seusai menyaksikan gala premiere ‘Kartini’ di Metropole XXI, Senin (17/4/2017). “Saya tidak pernah jadi juri film. Tapi kalau saya senang, ya saya kasih angka 10,” kata Ani, panggilan akrabnya.

Ani mengaku, dia sangat senang dan bahagia setelah menyaksikan film yang diangkat dari kehidupan nyata Raden Ajeng Kartini tersebut. Dengan menonton ‘Kartini’, imbuhnya, semua disadarkan bahwa cita-cita dan pemikiran Kartini, masih relevan dengan kondisi bangsa saat ini.

Terkait hal itu Ani mencontohkan kepedulian Kartini kepada masyarakat miskin termasuk saat memberdayakan ekonomi desa. Apa yang dilakukan Kartini, jelas Ani, sangat relevan dengan program pemerintah saat ini, yaitu Dana Desa sebesar Rp60 triliun. Untuk itu pula mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut, berharap bahwa film ini bisa memberi inspirasi dan dampak lebih optimal terhadap pelaksanaan program pemerintah tadi.

“Dengan pendampingan seorang Kartini yang menghubungkan dengan market, maka ide-ide semacam itu menjadi sangat relevan saat ini. Dan itu terlihat jelas dalam film tersebut,” lanjutnya.

Lulusan University of lllinois Urbana-Champaign, USA itu mengatakan, bahwa melalui ‘Kartini’, masyarakat bisa melihat dimensi sosok pahlawan dari Jepara itu secara utuh. Artinya, pesan yang disampaikan tidak hanya sebatas perjuangan Kartini terkait persamaan hak. Karena selain itu, ada juga sisi agama dan juga keinginan Kartini untuk memajukan masyarakat miskin.

Didukung sutradara dan artis-artis papan atas Dian Sastrowardoyo, Reza Rahadian, dan Christine Hakim, Ani mengatakan bahwa kualitas film ‘Kartini’ tak perlu diragukan. Karena kualitas itu pula, Ani mengaku bisa merasakan ‘kehadiran’ tokoh Kartini pada kehidupan sehari-hari.

“Saya sangat bangga dengan kualitas filmnya. Luar biasa. Saya sangat terkesan dengan para artis dan aktornya. I like this movie, I like the team, the story, the narrative, I like the actors and artists,” lanjutnya, terkait film yang akan ditayangkan di bioskop mulai 19 April 2017 itu.

Karena kualitas itu pula, Ani mengaku terbawa dalam suasana yang dihadirkan dalam film tersebut. Bahkan pada adegan tertentu yang memang menyentuh dan sangat emosional, Ani tak segan mengatakan, bahwa air matanya ikut menetes. “Nangislah,” kata Ani.

Ani mengaku, setidaknya terdapat dua adegan yang membuatnya menitikkan air mata. Pertama ketika Kartini dipisahkan dari ibunya. Dan kedua, pada saat Kartini menjadi raden ajeng. “Itu pedih. Itu semacam kontradiksi. Ketika itu, menjadi raden ajeng membuat bangga, tetapi actualy menghancurkan hati dia,” ujar Ani. 

    Artikel Selanjutnya
    Tangis Haru Zunaida Dengar Kabar Suami Wafat di Tanah Suci
    Artikel Selanjutnya
    Kala Air Mata Rachmawati Menetes Dengar Suara Bung Karno