Sukses

Ritual Ciong Tuan Awali Perayaan Paskah di Larantuka

Liputan6.com, Adonara Perayaan Semana Santa diawali dengan prosesi mencium patung tuhan. Semana Santa merupakan budaya rohani yang dilakukan oleh masyarakat Larantuka yang bermukim di wilayah timur Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Perayaan Semana Santa ini sendiri adalah puncak dari ritual Jumat Agung yang jatuh pada hari ini, Jumat (14/4/2017).

Sementara cium patung Tuhan merupakan prosesi yang dilakukan sebelum Semana Santa. Liputan6.com berkesempatan mengunjungi prosesi cium patung Tuhan atau masyarakat setempat menyebutnya Ciong Tuan di Desa Wure, Pulau Adonara, Flores Timur.

Di Kapela Tuan Bediri, umat Katolik di Pulau Wure menjalani prosesi ini. Di pintu masuk kapel, umat Katolik terlebih dulu menyalakan lilin. Kemudian, mereka mengantre untuk mencium patung Tuhan Yesus yang sudah wafat. Patung itu diletakkan di sebuah keranda layaknya orang yang sudah meninggal. Prosesi ini mereka sebut Ciong Tuan Tido atau mencium Tuhan yang sedang tidur.

Kemudian, satu persatu umat Katolik mencium patung Yesus yang sedang berdiri dengan jubah berwarna merah. Prosesi ini mereka sebut Ciong Tuan Bediri atau mencium Tuhan yang sedang berdiri.

Ritual Ciong Tuan atau mencium patung Tuhan merupakan prosesi yang dilakukan sebelum Semana Santa di Larantuka. Foto: Nila Chrisna Yulika/ Liputan6.com.

Dalam prosesi itu, umat Katolik berdoa memanjatkan permohonan mereka. Pada perayaan Jumat Agung ini, seluruh umat Katolik mengenakan pakaian serba hitam yang melambangkan kesedihan umat manusia atas pengorbanan Yesus Kristus.

Desa Wure berada di Pulau Adonara. Untuk sampai ke Desa Wure ini, kita harus menyusuri Selat Gonzalu dengan menggunakan kapal motor dari Pelabuhan Larantuka. Perjalanan dari Larantuka ke Desa Wure ini hanya sekitar 5-10 menit.

Dalam ritual Ciong Tuan, umat Katolik memanjatkan permohonan mereka kepada Tuhan. Foto: Nila Chrisna Yulika/ Liputan6.com.

Saat menuju desa ini, kita akan disuguhi pemandangan yang luar biasa indah. Selat Gonzalu diapit oleh dua pegunungan. Di sisi kanan kita dapat melihat Pulau Adonara yang berbukit-bukit. Sementara di sisi kiri kita dapat melihat Pulau Flores dengan satu gunung. Selat Gonzalu ini memiliki air berwarna hijau kebiruan dengan air yang sangat tenang.

Selat Gonzalu diapit dua pegunungan, di sisi kanan wisatawan bisa melihat Pulau Adonara yang nampak berbukit-bukit. Foto: Nila Chrisna Yulika/ Liputan6.com.

Pemandangan spektakuler ini menjadi "bonus" bagi para wisatawan yang ingin mengikuti prosesi Semana Santa.

Hari ini adalah prosesi Semana Santa yang ke 517. Tiap tahun, acara ini menarik 10 hingga 20 ribu wisatawan baik lokal maupun manca negara.

Nilai sejarah dan budaya yang terkandung menjadi daya tarik tersendiri. Di atas segalanya, prosesi ini merupakan lambang kedekatan Tuhan dengan umatnya. 

Artikel Selanjutnya
Flores Pecahkan Rekor Minum Kopi dengan 1,8 Juta Gelas Sekaligus
Artikel Selanjutnya
Eksotisme Goa Jomblang Jadi Magnet Bagi Wisman