Sukses

Simak Fakta Bagaimana dan Mengapa Banyak Orang Selingkuh

Liputan6.com, Jakarta Selingkuh bukan sebuah ketidaksengajaan, namun sesuatu yang direncanakan dan kerap terjadi dalam sebuah hubungan. Banyak orang masih memiliki konsep yang berbeda tentang selingkuh.

Ada beberapa orang yang percaya bahwa selingkuh bukan kesalahan, namun pembelajaran. Lantas, apa sebenarnya selingkuh itu?

Dilansir dari yourtango.com, Senin (17/4/2017), selingkuh memiliki beberapa jenis tersendiri, apa saja? Simak di sini.

1. Selingkuh fisik
Selingkuh secara fisik adalah ketika seseorang dalam sebuah hubungan terlibat dalam aktivitas seksual dengan orang lain di luar hubungan tersebut. Contohnya adalah memeluk, mencium, foreplay, seks oral, maupun seks penetratif.

1 dari 4 halaman

2. Selingkuh secara emosional

Selingkuh emosional biasanya tidak membahayakan. Dimulai dengan membicarakan masalah gaya hidup kepada orang lain di luar hubungan yang dijalani. Kedua orang ini akan mulai membentuk ikatan yang kuat dan berkembang menjadi emosional, berkaitan dengan seksual.

3. Sexting
Sexting adalah ketika dua orang bermain-main secara seksual melalui pesan singkat berbentuk teks. Contohnya adalah saling mengirimkan foto bugil atau berbicara kotor satu sama lain.

2 dari 4 halaman

4. Selingkuh secara online 

Perselingkuhan ini terjadi ketika dua orang membentuk hubungan penuh gairah melalui online. Interaksi yang terjadi awalnya mungkin hanya genit, namun lama kelamaan bisa menjadi intim.

Cara terbaik untuk mengetahui apakah dalam hubungan Anda dan pasangan ada yang selingkuh atau tidak adalah dengan melihat kepada diri sendiri. Lihat kembali apakah Anda memberitahu pasangan tentang interaksi kepada orang lain. Jika tidak, apapun itu, Anda bisa dikatakan selingkuh.

3 dari 4 halaman

Mengapa orang selingkuh?

Pertanyaan terbesar kedua mungkin adalah mengapa banyak orang selingkuh?

1. Orang tersebut tidak memiliki komitmen untuk sebuah hubungan
Setiap orang memiliki kesempatan untuk bermain-main dan mereka tidak takut akan konsekuensinya. Perasaan ingin mengejar mungkin lebih besar daripada keinginan untuk mempertahankan hubungan sebelumnya.

2. Orang tersebut selingkuh untuk mengakhiri hubungan sebelumnya
Orang yang berselingkuh bisa karena ia merasakan cinta, namun juga bisa karena ia ingin mengakhiri hubungan yang sebelumnya.

3. Orang tersebut tidak terpenuhi kebutuhannya dalam hubungan yang sedang dijalani
Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda dalam menjalin hubungan, seperti gairah, asmara, kasih sayang, perhatian, cinta, seks, dan apresiasi. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, sangat besar kemungkinan orang di dalamnya akan mencari cara lain, salah satunya dengan selingkuh.

4. Orang tersebut tidak ingin mempertahankan hubungannya
Ada banyak tanggung jawab untuk menjaga sebuah hubungan. Anda memang harus menyisihkan waktu lebih banyak satu sama lain untuk mempertahankan hubungan tersebut berjalan dengan baik.

5. Orang tersebut tidak dapat berekspresi dan berkomunikasi
Banyak orang sering lupa memberitahu pasangannya bahwa mereka berarti untuk satu sama lain. Kurangnya komunikasi ini adalah cara terbaik untuk membuat hubungan hancur dan orang di dalamnya memilih selingkuh.

6. Orang tersebut butuh mengeksplorasi diri
Ketika dua orang terlibat di dalam sebuah hubungan, hal-hal yang terjadi bisa sangat membosankan. Terkadang setiap orang butuh ruang pribadi untuk membantu menemukan diri sendiri.

7. Orang tersebut merasa tidak aman
Banyak orang merasa bahwa pasangan mengkhianati dirinya dan hubungan tersebut tidak akan berlangsung lama, sehingga akan lebih aman untuk selingkuh terlebih dahulu, daripada merasa sakit belakangan.

Artikel Selanjutnya
Inilah Tipe Pria Idaman yang Menjadi Incaran Para Wanita
Artikel Selanjutnya
3 Hal yang Harus Dilakukan Ketika Anda Jatuh Cinta dengan Sahabat