Sukses

Adu Kelezatan Dua Restoran Soto Betawi Legendaris

Liputan6.com, Jakarta Kami yakin nama besar H. Husen dan H. Ma’ruf sudah sangat melekat di kepala para pencinta soto betawi di ibu kota. Bahkan mungkin banyak yang sudah menjadi penggemar berat keduanya. Soto Betawi H. Husen dan Soto Betawi H. Ma’ruf sudah puluhan tahun memanjakan lidah dan perut para pelanggan setianya. Nama yang kedua bahkan sudah mulai berjualan sejak 1960-an dan memiliki beberapa cabang di Jakarta. Good Indonesian Food (GIF) pun tergerak untuk menjajal dua soto betawi tersebut untuk mencari yang terbaik.

Soto Betawi H. Husen

Dari luar, kuah sotonya terlihat lebih kuning dan kental dari kebanyakan soto betawi lainnya. Dari sisi rasanya pun terasa sangat kental, gurih, dan memuaskan. Irisan dagingnya pun cukup besar dengan tekstur yang lembut. Paru goreng yang disuguhkan di sini bisa dibilang yang terbaik, renyah dan sangat enak. Makanan-makanan yang disajikan pun tergolong segar karena setiap makanan yang disiapkan pada hari itu, dihabiskan pada hari itu juga.

Namun, ruangan yang tersedia dalam warung kurang besar. Saat penuh pengunjung, udaranya terasa pengap. Padahal, kedai ini terisi penuh hampir setiap saat. Stok makanan yang tersedia pun terbatas sehingga setiap pengunjung harus siap kecewa bila datang terlambat ke sana.

Jl. Padang Panjang No. 6C Jakarta
Telp: (021) 8370 6476
Buka setiap hari, pukul 07.00-13.00 WIB


Soto Betawi H. Ma’ruf

Kekentalan kuah soto yang disajikan pas dan cita rasanya masih orisinal. Karena memiliki beberapa cabang, tumpukan pengunjung tidak terpusat di satu outlet sehingga sesi santap menjadi lebih nikmat. Proses memasaknya pun tanpa tambahan penyedap rasa sehingga semangkuk sotonya terasa lebih alami dan segar.

Meski terasa alami, namun kuah sotonya tidak terlalu menonjolkan karakter rasa yang kuat secara keseluruhan, tingkat kegurihan campurannya pun terbilang kurang greget. Olahan dari potongan-potongan isiannya pun sedikit kurang memuaskan.

Jl.Gondangdia Lama No.36A Jakarta
Buka setiap hari, pukul 10.00-21.00 WIB

Dengan kuahnya yang lebih gurih serta memiliki kekentalan yang menggugah selera, soto Betawi H. Husen lebih unggul dibanding penantangnya. Penggunaan santan segar dalam adonan kuahnya menjaga orisinilitas rasa makanan khas Betawi ini. Dan, percayalah, paru goreng di sini dijamin akan membuat Anda ketagihan dan ingin datang kembali. 

 

Artikel Selanjutnya
Sarapan Pagi Nikmat dengan Semangkuk Soto Legendaris Garut
Artikel Selanjutnya
Colenak, Kuliner Manis Pelengkap Minum Kopi, Pernah Coba?