Sukses

Rayakan Cinta Belle Beauty and The Beast Lewat Buku

Liputan6.com, Jakarta Animo film terbaru Beauty and the Beast cukup baik. Karakter Belle dalam film itu pun tengah mendapat atensi dari masyarakat, termasuk anak-anak. Merayakan kecintaan terhadap Belle dilakukan Disney Indonesia bersama Taman Bacaan Pelangi.

Taman Bacaan Pelangi merupakan sebuah organisasi non-profit yang berfokus pada penyediaan akses bacaan bagi anak-anak di Indonesia Timur. Melalui kerja sama ini, Disney mengajak masyarakat untuk mendonasikan buku bagi anak-anak.

"Beauty and the Beast menampilkan salah satu karakter paling inspiratif dari Disney, Belle. Ia adalah seorang gadis yang cerdas, mandiri, dan memiliki ketertarikan khusus di bidang literasi," ungkap Tom Batchelor, General Manager and Executive Director, Studio Entertainment, The Walt Disney Company Southeast Asia, dari siaran pers yang diterima Liputan6.com, Rabu (22/3/2017).

Melalui karakter Belle, Disney ingin menginspirasi anak-anak untuk menemukan keajaiban dengan membaca buku. Taman Bacaan Pelangi didirikan pada tahun 2009 atas dasar isu terkait rendahnya tingkat pendidikan di wilayah Indonesia Timur.

Nila Tanzil sebagai pendiri dari Taman Bacaan Pelangi membuat sebuah inisiatif untuk memberikan akses bacaan bagi anak-anak di wilayah pelosok Indonesia. Didirikan sejak tahun 2009, hingga saat ini Taman Bacaan Pelangi telah berhasil membangun 55 perpustakaan yang tersebar di 15 pulau di Indonesia. Setidaknya 105.300 buku telah terkumpul untuk lebih dari 15.280 anak di NTB, NTT, Sulawesi, Maluku, and Papua.

Buku-buku yang dikumpulkan berfokus pada buku cerita anak-anak usia 5-13 tahun. Taman Bacaan Pelangi juga menyediakan kursus literasi dasar bagi anak-anak serta pelatihan pengembangan keterampilan dan pengetahuan.

"Di Taman Bacaan Pelangi, kami memiliki misi untuk menumbuhkan minat baca serta menyediakan akses buku-buku yang berkualitas bagi anak-anak yang tinggal di daerah pelosok di Indonesia bagian Timur. Kami sangat senang dapat terlibat dalam inisiatif ini yang tentunya sangat bermanfaat bagi anak-anak di Indonesia Timur,” ujar Nila.

Selain Nila Tanzil, salah satu bintang muda berbakat Indonesia, Chelsea Islan, juga menunjukkan dukungannya pada penyediaan akses bacaan bagi anak-anak di Indonesia Timur. Chelsea Islan tidak hanya dikenal melalui kesuksesannya di dunia hiburan dan perfilman, ia juga dikenal sebagai salah satu sosok generasi muda yang inspiratif.

Ketertarikannya pada pengembangan potensi generasi muda di Indonesia membawa Chelsea untuk aktif untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial, salah satunya melalui kegiatan donasi buku ini. Chelsea berharap partisipasinya dalam kegiatan ini dapat menggerakkan masyarakat, khususnya para generasi muda, untuk mulai menaruh perhatian pada isu-isu sosial serta berkontribusi didalamnya.

"Layaknya karakter Belle, saya juga ingin mulai bergerak dan membawa perubahan. Salah satu bentuk kontribusi yang dapat kita lakukan misalnya dengan mendonasikan buku bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Saya percaya bahwa kita semua punya hak yang sama untuk mendapat akses pada ilmu pengetahuan dan buku adalah salah satu instrumen penting yang dapat mengembangkan kualitas sebuah bangsa," ungkap Chelsea Islan.

Mulai dari tanggal 21 Maret hingga 2 April 2017, masyarakat dapat mendonasikan buku cerita anak-anak usia 5-13 tahun. Selama periode tersebut Lippo Mall Puri atau dikirimkan ke Sentral Senayan III, 11th Fl. pada jam kerja. Masyarakat juga dapat memberikan pesan spesial bagi para penerima buku donasi mereka dengan menuliskannya di Belle’s love note yang tersedia di area donation box. Buku-buku yang telah terkumpul akan didistribusikan ke perpustakaan-perpustakaan milik Taman Bacaan Pelangi di Indonesia Timur bersamaan dengan 600 buku Album Donal Bebek yang didonasikan oleh The Walt Disney Company, masyarakat dapat memberikan donasi ke donation box yang berlokasi di area retail Beauty and the Beast, Lippo Mal Puri.

Artikel Selanjutnya
1.300 Judul Buku untuk Anak SD Banjiri Sentani, Papua
Artikel Selanjutnya
Inilah Stephanie Kurlow, Balerina Berhijab Pertama di Dunia