Sukses

Putus Cinta? Saatnya untuk Membenahi Keuangan dan Karier

Liputan6.com, Jakarta Jangan sedih kalau hubungan cinta baru berakhir atau terpaksa harus menjomblo. Langit masih biru, bunga-bunga juga tidak layu.

Intinya, dunia tidak berakhir dengan putus cinta. Justru jadikan kesedihan akibat putus cinta untuk melakukan hal-hal besar dan bermanfaat bagi karier serta keuangan. Simak beberapa tips dari DuitPintar.com berikut ini.

1. Fokus berkarier
Siapa yang tidak sedih dan gundah saat putus dari kekasih tercinta? Tapi daripada berkubang dalam kesedihan tak berujung yang hanya buang-buang waktu, kenapa tidak dimanfaatkan untuk lakukan hal-hal positif?
Salah satu hikmah yang bisa diambil adalah dengan mengisi waktu untuk fokus mengejar karier. Di usia produktif tidak ada salahnya menjadi workaholic selama masih tetap bisa menyeimbangkan hidup.

Tapi jangan karena ingin mengalihkan pikiran yang kacau, lantas Anda bekerja terlalu keras dan berujung stres. Sebaliknya, bekerja dengan lebih baik, bertanggung jawab, dan fokus untuk peningkatan karier.

2. Rajin mengembangkan kemampuan kerja
Salah satu cara untuk fokus berkarier adalah dengan meningkatkan kemampuan. Misalnya, tingkatkan lagi kemampuan berbahasa inggris. Atau kalau perlu belajar bahasa asing lainnya.

Bisa juga mengikuti seminar dan workshop yang sudah lama ingin Anda ikuti. Misalnya, ingin menjadi penulis. Kalau begitu rajin ikut pelatihan menulis atau gabung dengan komunitas yang berkaitan.

Kalau tidak punya pacar, kita jadi memiliki banyak waktu untuk baca buku lebih banyak tanpa harus pusing memikirkan pasangan. Anda bebas menghabiskan waktu untuk menambah wawasan dengan sering membaca.

3. Aktif di grup sosial atau komunitas
Saat baru saja putus dari pacar, pasti merasa sedih kalau sendirian dan jadi malas melakukan apa pun. Lebih baik manfaatkan waktu Anda dengan bergabung di grup sosial atau komunitas yang sesuai dengan hobi.

Dengan aktif bergabung di komunitas tertentu, banyak manfaat yang bisa didapat. Dari mulai banyak teman, menambah wawasan, networking kerja atau bisnis, sampai potensi menemukan calon pacar baru. Yang pasti, ini lebih positif dibandingkan bengong dan bermalas-malasan.

4. Nabung dan investasi
Nabung selalu dianggap hal yang sepele, tapi nyatanya banyak yang tidak berhasil punya tabungan walau sudah bekerja dan punya penghasilan berjuta-juta. Padahal, kalau dilakukan secara konsisten, hasilnya bisa mengejutkan.

Kalau investasi sudah jelas, menjanjikan imbal hasil yang lumayan besar apa lagi kalau dilakukan sedini mungkin dan tepat sasaran. Ditambah lagi, investasi masa kini semakin beragam dan caranya pun kian mudah.

5. Memikirkan usaha
Bersedih atau galau tentu boleh, tapi tidak mungkin selamanya. Hidup tidak berhenti berputar hanya karena Anda bersedih. Tagihan-tagihan harus tetap dibayar, kita harus kembali beraktivitas.

Coba alihkan perasaan sedih, kecewa, dan marah menjadi hal yang lebih produktif, seperti mulai punya usaha sendiri. Untuk apa? Tentu untuk modal di hari tua nanti saat sudah tidak jadi karyawan.

Selain menghasilkan uang, cari juga ide soal usaha. Ini pastinya lebih bermanfaat dan bisa membuat kita lupa dengan masalah yang sedang dialami. Isi kepala lebih baik digunakan untuk memikirkan hal-hal penting, bukannya dimanja karena perihal putus cinta.

Putus cinta memang sanggup membuat seribu satu perasaan campur aduk tidak karuan. Sedih itu normal. Tapi, buat apa sedih berlama-lama? Waktu berjalan terus dan tidak bisa dihentikan ketika kita sedih.

Jangan sia-siakan waktu untuk meratapi cinta yang sudah kandas. Lebih baik ambil hikmahnya dan dijadikan motivasi buat melakukan hal-hal lain yang lebih bermanfaat. Menyiapkan masa depan dalam segi keuangan misalnya, pasti lebih bermanfaat untuk hari ini dan masa depan.

Artikel Selanjutnya
Tidak Ada Kata Terlambat untuk Mengejar Karier
Artikel Selanjutnya
9 Cara Agar Tetap Semangat Jalani Karier