Sukses

Pameran Outdoor dan Wisata Bahari Terbesar Digelar 30 Maret

Liputan6.com, Jakarta Pameran Deep & Extreme Indonesia akan hadir kembali pada 30 Maret sampai 2 April 2017 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center. Menghadirkan beragam fitur baru, pameran yang ditunggu pelaku wisata, para petualangan, dan pencinta olahraga laut ini akan diikuti lebih dari 100 perusahaan.

Melalui pameran ini diharapkan para pelaku industri pariwisata memiliki kesempatan besar untuk melakukan transaksi, serta mampu melakukan pengembangan jaringan pasar yang lebih luas, termasuk pelaku wisata alam, para penyelam, para petualang alam, pelaku bisnis wisata bahari, hingga masyarakat peduli konservasi.

Tahun ini kapasitas area bahkan diperluas hingga mampu menampung hingga 30.000 pengunjung. Para pengunjung akan masuk ke dalam surga perlengkapan outdoor. Tak hanya itu, para pengunjung juga akan diedukasi tentang penggunaan inovasi teknologi yang ada pada perlengkapan outdoor, seperti teknologi yang ada pada perlengkapan fitnes, teknologi footwear terbaru, hingga thermal protection untuk aktivitas bawah laut.

Menurut informasi yang diterima Liputan6.com, Senin (20/3/2017), banyak fitur baru yang dihadirkan dalam pameran kali ini, salah satunya adalah Running World, yang menampilkan beberapa race organizer dan produk runing. Tak hanya itu, ada juga Duathlon Indoor Chalenge, yaitu kompetisi dalam ruangan pada alat treadmill dan stationary-bike dengan melalui 3 tahapan, yaitu Running, Bike, Running. Fitur lainnya adalah Seminar, Gear Talks, Underwater Talks, Stage Programs, SCUBEX Tank, Bouldering Wall Competition, dan Children Competition.

Selam dan wisata bahari merupakan ikon terbesar dalam pameran Deep and Extrem Indonesia yang selama 11 tahun menjadi parameter dari perjalanan industri selam dan wisata bahari di tanah air.

Industri ini diwakili oleh para operator wisata selam dan wisata bahari dari seluruh Indonesia, para distributor peralatan selam dan aksesories dari dalam dan luar negeri, dan beberapa komunitas terkait dengan konservasi bawah laut. Tak hanya menjadi ajang jualan, pameran ini juga memberikan perhatian pada konservasi laut dan lepas pantai, salah satunya adalah digelarnya rehabilitas terumbu karang dan ekologi laut.

Artikel Selanjutnya
Menelusuri Pesona Wisata Tersembunyi di Jawa Timur
Artikel Selanjutnya
Jogja Marathon Dikuti 6.000 Pelari dari Indonesia dan Mancanegara