Sukses

7 Tips Belanja Pakaian yang Hemat dan Cerdas untuk Pria Modern

Liputan6.com, Jakarta Tidak hanya bagi perempuan, berpenampilan menarik juga merupakan kebutuhan seorang pria modern. Namun dalam hal belanja pakaian, banyak pria yang kurang mahir.

Survei dari Suncorp Insurance asal Inggris menyebutkan bahwa pria di usia 20 tahunan rela menghabiskan uang lebih dari Rp 6 juta untuk tampil menarik. Barang-barang yang kerap mereka beli adalah sepatu, pakaian, dan perawatan wajah.

Percaya atau tidak, angka tersebut dinilai lebih tinggi ketimbang perempuan. Dalam riset yang sama, Suncorp memaparkan bahwa perempuan menghabiskan Rp 5,2 juta untuk membeli kebutuhan serupa.

Belanja memang tidak salah, karena semua orang pasti mau terlihat menarik, begitu pun Anda. Yang penting adalah harus bijak dalam urusan belanja barang fashion.
Meskipun Anda melabelkan diri sebagai “pria modern”, bukan berarti harus beli ini-itu yang serba berkelas, mahal, dan dalam jumlah banyak. Ingat, Anda punya kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

Justru pria modern yang bijak adalah yang cerdas akan keuangan. Supaya tidak bingung, mari disimak 7 tips belanja barang fashion buat para pria ala DuitPintar.com ini.

Buat anggaran khusus untuk belanja  
Membuat anggaran ini tujuannya adalah agar Anda tidak kebablasan dalam belanja. Produk fashion untuk pria itu banyak sekali, dan bisa menggoda iman.
Tanpa anggaran belanja yang tersusun dengan baik, pengeluaran Anda bisa tidak terkendali. Coba biasakan setiap bulan, buat daftar belanja prioritas dan tentukan bujetnya.

Misalnya, sepatu sudah rusak karena sering kena becek. Berarti prioritas belanja Anda bulan ini adalah sepatu. Jangan sampai Anda malah membeli baju atau tas yang sebenarnya belum dibutuhkan.

Harga sepatunya pun harus dipatok di harga tertentu. Supaya bisa jadi acuan Anda dalam memilih produk nantinya.

Alokasikan 50 persen dari anggaran belanja barang fashion untuk membeli pakaian kerja atau formal
Anda pasti lebih ingin terlihat menarik di depan rekan kerja, klien, atau atasan. Tidak salah untuk mengalokasikan 50 persen anggaran belanja barang fashion untuk membeli pakaian kerja atau yang bersifat formal.

Selain itu, belanja pakaian kerja jelas lebih bermanfaat dibandingkan belanja setelan kasual. Kenapa? Karena toh ini untuk menunjang kegiatan Anda di kantor, terutama ketika sering bertemu klien. Malu dong kalau ketemu klien dengan pakaian yang itu-itu saja.

Kalau butuh acuan untuk pakaian formal, coba Anda lihat cara berpakaian aktor-aktor Hollywood seperti Bradley Cooper, Jake Gyllenhaal, dan lainnya.

Ketika memilih baju atau kemeja, pilih yang bersifat basic
Gaya baju atau kemeja yang bersifat klasik atau polos justru terkesan modern. Sebagai contoh, kemeja Oxford berwarna putih bisa membuat Anda tampak elegan ketika di kantor jika dipadukan dengan celana chino.
Warna polos pun membuat Anda terhindar dari kesan berlebihan dan sifatnya timeless, alias tak akan kelihatan kuno. Tidak hanya itu, atasan polos akan lebih mudah dipadu-padankan dengan bawahan apa pun. Jadi tak perlu sering-sering belanja atasan nantinya, kan?
Untuk urusan warna, sesuaikan pula dengan postur badan. Jika Anda berbadan besar, ada baiknya menggunakan warna gelap agar Anda terlihat lebih ramping.

Begitu pula sebaliknya, yang berbadan tinggi dan kurus gunakan warna cerah dengan sedikit motif. Motif garis-garis vertikal sepertinya lebih cocok terlihat bagi yang berbadan ramping.

Fit is the King
Usahakan semua pakaian yang Anda gunakan memiliki potongan pas dan sesuai dengan bentuk tubuh. Tidak kesempitan atau kebesaran.

Menggunakan pakaian kesempitan justru bisa membuat Anda tidak nyaman dan selain itu tidak baik juga untuk kesehatan. Sedangkan pakaian kebesaran bisa membuat Anda terlihat gemuk.

Alokasikan 20 persen anggaran belanja untuk pakaian kasual
Pakaian kasual jelas wajib dimiliki pria modern. Bergaya kasual mungkin cukup dengan polo shirt, celana pendek, dan sneakers.

Pastinya bosan dan capek kalau setiap hari pakai pakaian formal. Harus ada saatnya Anda tampil lebih santai. Jangan salah, gaya kasual juga bisa mencuri perhatian.

Alokasikan 30 persen anggaran belanja untuk alas kaki
Sepatu juga merupakan senjata andalan pria. Memakai sepatu yang sama setiap hari jelas tidak disarankan. Selain bisa membuat penampilan Anda terlihat membosankan, juga bisa berpotensi membuat Anda terkena penyakit kulit atau bau tak sedap.

Idealnya, Anda punya beberapa sepatu yang waktu penggunaannya berbeda-beda. Pastinya sepatu formal seperti oxford, wingtip, chelsea dan sejenisnya wajib ada di lemari. untuk tampilan kasual, pilih sneaker atau boat shoes. Sepatu boots juga boleh kalau Anda memang sering beraktivitas di lapangan dan memiliki postur tubuh besar.

Belanjalah dengan kartu kredit yang tepat guna
Untuk menjaga cashflow, gunakanlah kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan. Kalau memang ada yang membebaskan biaya keterlambatan pembayaran dan pemakaian di luar batas kredit, kenapa tidak. Bukan berarti Anda boleh tidak disiplin bayar kartu kredit ya. Tapi ini untuk langkah jaga-jaga saja.

Selain itu, Anda bisa belanja di toko atau e-commerce yang bekerja sama dengan kartu kredit Anda. Dengan begitu, Anda pun dapat menikmati promo atau diskon.
Dengan menggunakan metode belanja ini, Anda tidak hanya bijak, tapi juga cerdas. Oleh karena itu, jangan sampai salah pilih kartu kredit.

Sebagai pria modern, bukan berarti Anda hanya mementingkan gaya. Tapi harus juga cerdas untuk urusan kantong. Jangan sampai bangkrut hanya karena ingin terlihat keren.

Artikel Selanjutnya
Pengusaha Sukses Sebaiknya Punya 7 Barang Ini, Apa Saja?
Artikel Selanjutnya
Trik Jitu Atasi Baju Kusut Tanpa Setrika