Sukses

4 Tren Ini Siap Bawa Indonesia Jadi Pusat Fashion Muslim Dunia

Liputan6.com, Jakarta Pada 2010, pemerintah Indonesia mencanangkan rencana menjadikan Indonesia sebagai pusat fashion muslim Asia di tahun 2018 dan tingkat dunia di tahun 2020. Sejak saat itu, nilai ekspor produk busana muslim menunjukkan kenaikan 8,15%, menurut data dari Kementerian Perdagangan.

Ya, Modest wear memang tengah menjadi sorotan masyarakat dunia, khususnya Indonesia dengan penduduk mayoritas beragama Islam. Menurut data Tomson Reuters dalam State of The Global Islamic Economy 2015/2016, Indonesia telah menjadi pasar konsumsi pakaian muslim terbesar kelima di dunia, setelah Turki, Uni Emirat Arab, Nigeria, dan Saudi Arabia.

Untuk menjadi pusat fashion muslim dunia, Indonesia juga harus menjadi inspirasi, pusat standarisasi, kualitas, pusat produksi, dan pusat perbelanjaan untuk menggerakkan ekonomi nasional. Mengacu pada hal inilah, Indonesian Fashion Chamber bersama Dyandra Promosindo menyelenggarakan Muslim Fashion Festival atau Muffest Indonesia.

Setelah sukses digelar pada tahun 2016, Muffest 2017 akan kembali digelar pada diadakan pada tanggal 6 sampai 9 April 2017 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center.

"Muffest 2017 ingin kembali mengarahkan dan meningkatkan kompetensi produk fashion muslim Indonesia agar dapat bersaing di pasar global. Selain itu, Muffest juga ingin memasarkan keunggulan busana muslim Indonesia yang ready to wear craft fashion dengan mengoptimalkan kekayaan budaya lokal," papar Deden Siswanto, Project Director Muffest 2017.

Muffest Indonesia 2017 akan segera digelar untuk merealisasikan Indonesia sebagai pusat fashion muslim dunia.

Muffest 2017 akan diisi dengan rangkaian fashion show, exhibition dari 250 label fashion muslim, talkshow, dan workshop. Mengambil tema digital forecasting yang diberi tajuk Grey Zone, Muffest akan menampilkan empat tren terbaru dari busana muslim Indonesia.

1. Archean
Di sini Anda akan melihat banyak permainan tekstur, berbagai bentuk yang tidak beraturan, dan banyak permainan warna yang terinspirasi dari alam. Tren ini terinspirasi dari manusia yang ingin kembali ke masa lampau, di mana semua hal lebih tenang, lebih damai, dan lebih baik dari masa sekarang.

2. Vigilant
Anda akan disuguhi pengulangan yang teratur, unsur-unsur alam, bahan-bahan yang begitu kontras satu sama lainnya, elemen lokal, dan warna yang natural. Tren ini muncul karena keinginan manusia akan ketenangan.

3. Cryptic
Di sini Anda menemui banyak bentuk bentuk yang misterius, dramatis, dan eksperimental. Tren ini muncul karena terinspirasi dari banyaknya kritik dari manusia di era digital.

4. Digitarian
Di sini Anda akan melihat banyak bentuk, serta warna-warna retro, ilusi optik, dan potongan-potongan yang tidak mengabaikan desain. Tren ini terinspirasi dari generasi saat ini yang hanya mengenal digital, menyenangkan, tidak tahu aturan, namun tetap mengandung elemen masa lalu yang hadir dalam gaya yang lebih millenial.

Digital forecasting Grey Zone Muffest 2017 terinpirasi dari generasi Z yang saat ini telah memasuki era abu-abu, di mana tidak semua orang bisa memahami mana yang benar dan mana yang salah.

Saksikan Live Streaming Jakarta Fashion Week 2018

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Wonderful Indonesia Festival 2017 Siap Digelar
Artikel Selanjutnya
International Eight Festival Siap Kejutkan Wisman