Sukses

Pohon Jadi Karya Seni Kontemporer yang Memukau

Liputan6.com, Jakarta Sebuah fashion brand asal Italia, Fendi untuk pertama kalinya menghadirkan sebuah pameran karya seni yang didedikasikan untuk seni kontemporer. Berkolaborasi dengan seorang seniman terkenal di Italia, Giuseppe Penone yang menampilkan lima belas karya seni kontemporer ciptaannya.

"Kami bangga berkolaborasi dengan Giuseppe Penone untuk pameran seni kontemporer pertama di Palazzo della Civiltà Italiana, simbol yang luar biasa bagi orang Romawi. Seperti yang dijanjikan pameran ini akan dapat diakses oleh para wisatawan dalam dan luar negeri dari seluruh dunia." ujar Pietro Beccari, Chairman dan CEO dari Fendi.

Beccari pun menegaskan bahwa Penone adalah seorang seniman Italia yang terkenal dengan karyanya yang bernilai luhur dan menggabungkan antara tradisi dan inovasi, seperti nilai-nilai inti dari Fendi.

Pameran seni ini dibuka untuk umum dan berlokasi di Palazzo della Civiltà Italiana, Italia. Berlangsung mulai tanggal 27 Januari hingga 16 Juli 2017 mendatang. Penone menampilkan beragam karya seni dengan tema alam, manusia dan kerapuhan hidup. 

Pohon Jadi Karya Seni Kontemporer yang Memukau

Seluruh karya seni yang ditampilkan Penone terbuat dari material yang dipilih secara hati-hati. Mulai dari pemilihan kayu, lilin, kulit dan perunggu yang disesuaikan dengan tema transformasi alam pada karya ciptaannya. 

"Pohon muncul sebagai makhluk yang solid, tetapi jika kita mengamatinya melalui cara pertumbuhan mereka, mereka akan menjadi sebuah benda yang lunak. Pohon adalah makhluk yang dapat membentuk dirinya sendiri yang diperlukan untuk hidupnya. Oleh karena itu, patung pohon ini sangat sempurna untuk membuat mereka tetap ada," ungkap Giuseppe Penone.

Pohon Jadi Karya Seni Kontemporer yang Memukau

Dalam pameran ini, patung pohon karya Penone ini menyerupai hutan. Misalnya karya seni yang bertajuk Ripetere il Bosco, di mana batang pohon digali dari blok kayu serta disusun menyerupai hutan kecil. Sementara patung dari seri Foglie di Pietre yang ditampilkan pertama kalinya di Italia begitu memikat dengan bentuk pohon-pohon spiral serta cabang ranting yang khas.

Karya seni lainnya yang tak kalah menarik adalah Spine d'acacia - Contatto yang menggambarkan wajah seseorang dari ratusan ranting pohon. Lalu, karya seni yang bertajuk Soffio di Foglie dengan gambar tubuh seseorang yang ditumpuk daun myrtle serta bagian Essere Fiume yang mereproduksi bentuk batu sungai menjadi ukiran marmer yang indah.

Pohon Jadi Karya Seni Kontemporer yang Memukau

Melengkapi pameran seni ini, Giuseppe Penone juga memamerkan sebuah patung Abete untuk pertama kalinya di acara pameran Matrice. Patung yang berukuran lebih dari 20 meter ini merupakan fase baru dalam penelitian Giuseppe Penone dalam beberapa tahun terakhir. Patung ini dipasang di depan Palazzo della Civiltà Italiana yang pas dengan bangunan arsitektur geometris abstrak bergaya Eropa.

Artikel Selanjutnya
Rossa hingga Ayu Ting Ting Bikin Pangling dalam Balutan Tenun
Artikel Selanjutnya
Kolaborasi Warga dan Seniman dalam Festival Gang Abdul Jabar #2