Sukses

Karya 17 Seniman Berbakat Indonesia Bikin Penasaran

Liputan6.com, Jakarta Tujuh belas seniman berbakat Indonesia memuaskan rasa penasaran penikmat seni terhadap seni kontemporer dan turbulensi sosial di Edwin's Gallery, Kemang, Jakarta Selatan. Dikemas dalam sebuah pameran seni tertajuk, "Contemporary Art and Social Turbulence”, acara itu dapat dinikmati selama 6-19 Februari 2017.

Pameran tersebut digagas oleh merek minuman gaya hidup Martell. Edhi Sumadi, Managing Director PT Pernod Ricard Indonesia mengatakan, Martell telah memasuki tahun ketujuhnya memberikan tempat atau wadah bagi para seniman Indonesia untuk berkreasi.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk lebih meningkatkan kerjasama Asosiasi dari produk Martell dengan dunia art di Indonesia," ujarnya di Jakarta, seperti dikutip dari rilis yang diterima Liputan6.com, Rabu (8/2/2017).

Tema Martell Be Curious pun diusung dari tahun lalu karena berhubungan dengan rasa penasaran atau ingin tahu (curiosity) para pengunjung yang datang. Tujuannya supaya pengunjung mendapatkan kesan yang baru dan pengalaman baru dalam setiap kegiatan yang ditampilkan.

Pameran seni kontemporer kali ini didukung oleh Rifky Effendi sebagai kurator dan 17 seniman Indonesia berbakat yaitu; Abdi Setiawan, Adi Gunawan, Aliansyah Chaniago, Arya Pandjalu, Ayu Rista Murti, Dodi Sofyanto, Francy Vidriani, Kara Andarini, Muhammad Vilhamy, Mujahidin Nurrahman, Reza Ayundya, Rudi Atjeh, Rudi Herdianto, Septian Hariyoga, Tara Astari Kasenda, Yosefa Aulia dan Yogie A Ginanjar, yang akan menampilkan beberapa karya seni seperti; patung, lukisan dan video art.

Tujuh belas seniman berbakat Indonesia memuaskan rasa penasaran penikmat seni terhadap seni kontemporer di pameran seni Martell.

Seni kontemporer merupakan salah satu pilar utama dari Martell Cognac, terlahir di era puncak kebudayaan seni dan keindahan pada tahun 1715, Martell Cognac berbagi gairah dan pesona estetisnya. Bagi Martell Cognac, seni dan keindahan sangat fundamental, dimana di atasnya berdiri 3 pilar Martell Cognac, yaitu: Art of Craftmanship, Art of Tasting dan Art of Gastronomy.

Ketiga pilar tersebut menjadi Heart and Soul dari Martell Cognac yang terus tumbuh dari generasi ke generasi, menyatu dengan seni dan keindahan secara total . Secara genealogis, semangat seni dan keindahan Martell Cognac memiliki akar sejarah yang kuat, mendalam serta menjadi DNA inti Martell. Tradisi yang telah berlangsung selama lebih dari 300 tahun inilah yang membuat Martell Cognac begitu menyatu dengan seni dan keindahan secara total. Martell ingin kian mengukuhkan eksistensinya sebagai Duta Art de Vivre.

Artikel Selanjutnya
12 Band Kolaborasi di Album Urban GiGs X Unreleased Project
Artikel Selanjutnya
Cerita Unik di 5 Lagu Baru Maliq & D'Essentials