Sukses

Berusia 7 Abad, Pohon Legenda Tumbuh di Tengah Stasiun Kereta

Liputan6.com, Jakarta Kisah tentang pohon yang tidak bisa ditebang ternyata bukan hanya ada dalam legenda. Di Osaka Jepang, pohon ini benar-benar ada. Sebuah pohon berusia 700 tahun tumbuh di tengah-tengah sebuah stasiun dan tak bisa ditebang, sehingga pemerintah setempat membiarkannya tumbuh menjadi daya tarik wisata. 

Seperti diberitakan laman Boredpanda, Rabu (25/1/2017), stasiun bernama Kayashima yang didirikan pada 1910 memiliki keunikan pada lantai peron yang dibiarkan berlubang sebagai tempat tumbuh pohon. Saat stasiun dibangun, pohon ini sebanrnya berada di luar stasiun, namun pemugaran membuatnya berada di tengah-tengah peron. 

Hingga pada 1972, stasiun ini diperbesar dengan jalur kereta api layang. Beberapa pohon yang ada di sekitar stasiun terpaksa dirubuhkan untuk memberi ruang stasiun baru. Ternyata, ada satu pohon kamper yang tidak bisa ditebang karena beberapa hal.

Pohon kamper ini sudah ada semenjak 1910 saat stasiun pertama kali dibangun (foto : boredpanda.com)

Salah satunya adalah cerita legenda yang mengatakan, setiap orang yang mencoba menebang pohon ini akan menderita demam di keesokan harinya. Bahkan beberapa orang pernah melihat ada asap keluar dari bagian bawah pohon kamper ini. Hingga penduduk lokal yang ada di sekitar daerah stasiun menyebarkan cerita dari mulut ke mulut tentang pohon yang tidak bisa ditebang. Pemerintah setempat yang mendengar ini setuju untuk mengubah desain stasiun, dengan membuat lubang khusus yang ada di peron stasiun sebagai tempat tumbuhnya pohon.

Pemandangan pohon kamper berumur 7 abad yang menembus peron kereta (foto : boredpanda.com)

Pembangunan stasiun berlangsung pada 1973 dan seluruh stasiun selesai dibangun pada 1980. Pohon yang dianggap keramat oleh para masyarakat setempat ini kemudian dilengkapi kuil di bagian bawahnya. Kini pohon kamper berusia 700 tahun ini menjadi daya tarik wisata tersendiri bagi banyak orang yang berkunjug ke Jepang

Artikel Selanjutnya
Mitos Rambut Buddha di Golden Rock Myanmar