Sukses

Garuda, Inspirasi Unity Nation untuk Kezia di Miss Universe

Liputan6.com, Jakarta National Costume merupakan salah satu kategori yang sangat diperhatikan oleh para pemirsa Miss Universe di seluruh dunia. Bahkan pada beberapa kompetisi, Indonesia sudah menjadi langganan juara pada kategori National Costume, sehingga perlu inovasi luar biasa untuk mempertahankan prestasi. Untuk itu, Yayasan Puteri Indonesia kembali mempercayakan Dyand Fariz, pria dibalik kesuksesan Jember Fashion Festival untuk menciptakan kostum nasional yang diperlihatkan dalam Press Conference Puteri Indonesia 2016 di W'dang Cafe, Graha Mustika Ratu, Senin (9/1/2017).

“Tema dari baju ini sendiri adalah Unity Nation. Karena Indonesia adalah kepulauan terbesar di dunia dengan keberagaman adat, agama, dan budaya. Sehinga menjadi motivasi bagi Indonesia memberikan kedamaian pada dunia,” ungkap Dyand Fariz, designer kostum nasional untuk Kezia Warouw, Putri Indonesia 2016.

Kostum nasional yang diciptakan oleh Dyanf Fariz sendiri menjadikan burung garuda sebagai inspirasinya. Dengan sayap garuda yang lebar dan berwarna emas, Kezia Warouw tampak gagah mengenakan kostum ini. Tak lupa pula headpiece yang digunakan berbentuk kepala garuda yang menatap berani, disertai dengan jambul panjang yang mempesona.

Pancaran cahaya dari sayap menambah keindahan dari kostum nasional ini (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Keunikan lainnya dapat dilihat ketika lampu dimatikan. Dari sayap akan bermunculan cahaya putih yang terang, demikian pula pada bagian belakang sayap. Tentu efek cahaya ini akan memberikan kesan megah di kostum nasional kali ini. Tak lupa pula Kezia menggenggam sebuah tongkat dengan bendera merah putih di atasnya, tanda nasionalisme yang membara.

Kemegahan kepakan sayap burung garuda ditambah dengan keindahan ornamen pakaian yang dikenakan oleh Kezia Warouw, membuat para penonton merinding dan menyemangati Putri Indonesia 2016 ini agar sukses berlaga di Miss Universe yang akan diadakan di Metro Manila, Filipina pada tanggal 12-30 Januari 2017 mendatang.

Sejarah sebelumnya, Puteri Indonesia 2013, Whulandari Herman, berhasil meraih Best National Costume "Reog Ponorogo" pada tahun 2015. Kemudian, Puteri Indonesia 2014, Elvira Devinamira meraih Best National Costume "The Cronicles of Borobudur" dan diharapkan pada tahun ini, Indonesia dengan kostum “Unity Nation” dapat meraih kesuksesan yang serupa.

“Saya berharap, Keiza mampu membawa bendera bangsa di Miss Universe” tutup Dyand Fariz.

Artikel Selanjutnya
Selebrasi 11 Tahun Perjalanan Alston Stephanus di Dunia Fashion
Artikel Selanjutnya
Bunga Jelitha Siapkan Diri untuk Ajang Miss Universe 2017