Sukses

6 Fakta Kastuba, Bunga Cantik untuk Hiasan Natal

Liputan6.com, Jakarta Menjelang Natal dan tahun baru, bunga Kastuba banyak dicari orang. Warnanya yang merah cocok digunakan sebagai penghias dekorasi Natal. Bunga ini bahkan juga memiliki sebutan christmas flower.

Ternyata awal mula bunga ini banyak digunakan saat Natal dan tahun baru akibat sulitnya mencari bunga yang tumbuh di musim dingin. Sedangkan, bunga kastuba tumbuh di tempat dingin, sehingga mudah ditemui saat bulan Desember yang bertepatan dengan momen Natal dan pergantian tahun. Warna merahnya yang cantik membuat bunga ini menjadi pilihan yang digunakan sebagai pengganti bunga lainnya. Meskipun sebenarnya warna yang ada di tanaman ini bukan berada pada kelopak bunganya, melainkan daun namun bunga kastuba sangat menarik untuk dijadikan dekorasi pemanis rumah atau gereja. 

Untuk dapat menanam dan merawat bunga kastuba, yang penting diketahui adalah karakteristik tanaman bunga kastuba. Berikut ini adalah beberapa karakter bunga kastuba, seperti dilansir dari blog tatakebun, Sabtu (24/12/2016)

1. Bunga kastuba merupakan tanaman perdu, batang berkayu dan bergetah putih dengan tinggi 1,5-4 meter. Memiliki akar tunggang berwarna kuning.

2. Bunga kastuba menyukai iklim sejuk-dingin, pertumbuhan terbaik pada ketinggian 700 meter di atas permukaan laut.

3. Branchtea, artinya daun mengalami bentuk dan warna. Daun muda berwarna merah menyala seperti bunga, dan berubah menjadi hijau bila sudah menua.

4. Bunga kastuba kini tidak hanya berwarna merah saja ada yang pink, pink kemerahan, pink keunguan, putih polos, dan putih kuning kehijauan. Ini semua berkat perkembangan teknologi dalam mengembangkan bunga kastuba.

5. Pada tanaman ini, bunga muncul di ujung percabangan, disebut cyathium. Tinggi cyathium 1 sentimeter, berwarna hijau dengan taju merah. Kelopak bunga hijau kekuningan, mahkota kuning kemerahan. Tangkai sari merah jingga, kepala sari merah.

6. Buah berbentuk kotak dengan panjang 1,5 cm. Saat muda buah berwarna hijau dan menjadi coklat setelah tua.