Sukses

Menikmati Tradisi Turun Temurun Makan Bersama di Belitung

Liputan6.com, Jakarta Membicarakan kekayaan budaya dan keragaman kuliner Nusantara rasanya tidak akan pernah ada habisnya. Seperti kebanyakan wilayah di Indonesia lainnya, masyarakat di Belitung juga memiliki kebiasaan unik makan bersama yang disebut "makan bedulang". Makanan yang cukup untuk empat orang disajikan di atas sebuah dulang atau nampan besar kemudian dimakan bersama-sama.

Seiring perkembangan zaman, tradisi makan ini perlahan-lahan mulai ditinggalkan. Bahkan, bisa dibilang hampir terlupakan. Oleh karenanya, Good Indonesian Food (GIF) kali ini akan mengulas salah satu rumah makan di Belitung yang mencoba mengangkat kembali dan mempromosikan tradisi ini ke masyarakat.

Ruma Makan Timpo Duluk menawarkan prosesi makan besar ini di restorannya. Ditata dengan gaya khas Belitung, di sini kita bisa menyantap lezatnya aneka masakan lokal dengan tata cara makan yang mengedepankan kebersamaan dan rasa berbagi.

Ada lima macam hidangan yang disuguhkan dalam satu dulang, dengan gangan ikan sebagai sajian utamanya. Menggunakan ikan ketarap, gangan ikan mempunyai cita rasa yang sangat menyegarkan. Rasa rempah yang kuat dengan sedikit perpaduan manis dan asam dari nanas menghasilkan kuah yang sangat menggiurkan. Sekilas, indra perasa Anda mungkin akan mengecap sedikit kemiripan rasa antara hidangan ini dengan pindang ikan kebanggaan masyarakat Palembang.

Empat hidangan lain yang tidak kalah enak adalah sate ikan yang berbentuk seperti pepes ikan, tumis kacang panjang, opor ayam kering, dan sayur daun singkong yang ditemani sambal pedas. Menurut saya, sate ikannya terasa paling cocok di lidah. Dengan tekstur yang lembut, rasa yang ditawarkan sate tersebut cukup berbeda dan jelas sangat nikmat. Cocolan sambal terasi yang disediakan pun menyuguhkan rasa pedas yang benar-benar menggigit, membuat setiap suapan makin nikmat.

Bagi pengunjung yang datang, baik seorang diri ataupun berdua, dan ingin merasakan sensasi makan bedulang, restoran ini juga menyediakan pilihan porsi yang pas untuk dua orang. Selain itu, Ruma Makan Timpo Duluk juga memberikan pilihan hidangan-hidangan khas Belitung lainnya, yang diracik sesuai resep masakan yang sudah ada sejak tahun 1918. Kehadiran rumah makan ini pun menjadi jembatan bagi para turis, domestik maupun mancanegara, untuk mengenal masakan-masakan khas Belitung.

Cari tahu lebih banyak soal restoran-restoran Indonesia menarik lainnya di Good Indonesian Food 

Jl. Lettu Mad Daud No. 22,
Tanjung Pandan
T: (0791) 922 3242
Buka setiap hari, pukul 11.00-22.00 WIB
Rp120.000/US$17 per dulang kecil

 

Artikel Selanjutnya
Festival Sego Lemeng Warnai Promo Wisata Tahunan Banyuwangi
Artikel Selanjutnya
Tak Hanya Indonesia, Jepang Juga Punya Kebiasaan di Warung Nasi