Sukses

Hollywood in Jakarta Jadi Pertunjukan Musik Akhir Tahun Terbaik

Liputan6.com, Jakarta Ingin merasakan kemewahan Hollywood di Jakarta? Sepertinya penampilan The Resonanz berhasil membawa para penonton merasakannya. Dengan kolaborasi orkestra dan paduan suara, suasana Hollywood memenuhi Gedung Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki akhir pekan lalu dengan membawakan berbagai lagu populer pada setiap masanya dalam “Hollywood in Jakarta".

Pertunjukan ini digelar sebagai hadiah akhir tahun bagi pecinta musik klasik namun tetap berbalut dengan lagu-lagu populer. Berbagai genre dan zaman dikemas dalam pilihan lagu-lagu oleh kolaborasi Jakarta Concert Orchestra, Batavia Madrigal Singers, dan The Resonanz Childern’s Choir. Tak lupa juga penyanyi berbakat mengisi panggung pertunjukan ini seperti Farman Purnama, Lisa Depe, dan Stefani Yang.

Kelompok pertama yang dibawakan dalam konser ini adalah dari film musical, seperti Funny Girl (1968), Saturday Night Fever (1977), Grease (1978), dan Pitch Perfect (2012). Selanjutnya disusul dengan lagu-lagu dari film yang diangkat dari kisah nyata, seperti Dangerous Moonlight (1941) dan The Mission (1986), serta kisah drama Life Affait (1994) , The Mirror Has Two Faves (1996), dan Twilight Saga (2011).

Konser "Hollywood In Jakarta" oleh The Resonanz Music Studio, bawa penontonnya merasakan kemegahan Hollywood

Tak hanya drama, penampilan apik dari Batavia Madrigal Singer yang memenangkan Grand Champions di 48 Tolosa Choir Competition, dan The Resonanz Childern’s Choir yang meraih Grand Prix Winner di Claudio Monteverdi International Choral Festival and Competition ini, juga membawa lagu dari film lainnya.

Film superhero Hollywood juga mendapatkan bagiannya dengan lagu dari Flash Gordon (1980), dan Troy (2004). Tak lupa juga lagu dari film aksi seperti Jaws (1975), Mission: Impossible (1996), dan Skyfall (2012).

Konser "Hollywood In Jakarta" oleh The Resonanz Music Studio, bawa penontonnya merasakan kemegahan Hollywood

Lagu dari film animasi juga menjadi pemuncak dari konser ini, yaitu The Polar Express (2004), Despicable Me (2013), dan Frozen (2013) yang dibawakan secara apik dalam konser ini. Bahkan Avip Priatna, Direktur Musik The Resonanz Music Studio mengatakan tahun ini penuh kerja keras, tantangan, dan pencapaian dari beragam prestasi yang tak lepas dari dukungan semua pihak yang telah menyukseskan konser bertema Hollywood ini.

“Konser Hollywod in Jakarta merupakan wujud apresiasi sekaligus hadiah bagi para pencinta music klasik di Indonesia dan pihak-pihak yang telah mendukung kami selama ini,” tutup Avip Priatna.