Sukses

5 Kata Sederhana yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Pergi ke Jepang

Liputan6.com, Jakarta Sudah punya rencana berlibur ke Jepang akhir tahun ini? Sebaiknya Anda mulai belajar sedikit-sedikit bahasa Jepang agar mudah berkomunikasi dengan warga setempat. Seperti yang ditulis dalam situs Kotaku.com, Selasa (13/12/2016) ada 5 kata sederhana selain ucapan “Arigato” artinya “Terima kasih” yang bisa Anda gunakan agar nyaman berkomunikasi dengan orang Jepang.

Belajar 5 kata sederhana berikut ini sebelum Anda jalan-jalan ke Jepang. (Foto: Kotaku.com)
• Kore
“Kore” berarti “Ini” diucapkan pada kalimat pertama jika ingin menunjukkan atau bertanya tentang sesuatu. Misalnya saat Anda menanyakan sesuatu ketika membeli oleh-oleh, “Kore wa nan desuka?” artinya “Ini apa?”. Selain itu, ada juga kata lain seperti “Sore” yang artinya “Itu” dan “Are” yang artinya sama dengan “Sore” namun menunjuk pada benda yang lebih jauh.


Kudasai
Beri akhiran kata “Kudasai” saat sedang meminta sesuatu kepada seseorang. Contohnya saat Anda sedang makan di restoran, “ Miso ramen kudasai!” artinya “Tolong berikan miso ramen!” atau “kohii kudasai!” artinya “Tolong minta kopinya!”.


• Doko
Arti kata “Doko” adalah “Dimana”. Jadi, biasa digunakan untuk menanyakan alamat atau tempat yang ingin Anda tuju. Contohnya “Akihabara doko?” artinya “Dimanakah Akihabara?” atau “Toire wa doko desuka?” artinya “Toilet ada di sebelah mana?”. Jadi, jangan lupa menggunakan kata “Doko” untuk menanyakan tempat.


• Sumimasen
Kata ini merupakan kata yang akan paling sering Anda ucapkan ketika bepergian di Jepang. “Sumimasen” yang artinya “Permisi” atau “Maaf” ini juga biasa digunakan saat memulai bertanya tentang sesuatu atau saat Anda tak sengaja bertabrakan dengan seseorang.


• Wakarimasen
Gunakan kata ini jika Anda tidak mengerti dengan ucapan seseorang. Misalnya saat Anda bertanya tentang alamat atau tempat wisata pada orang setempat. Namun, dijawab dengan bahasa Jepang yang Anda kurang mengerti, Anda bisa menggunakan kata “Wakarimasen” artinya “Saya tidak mengerti”. Untuk menjaga kesopanan, gunakan kata “Sumimasen” di bagian depan kata “Wakarimasen”.