Sukses

Bukan Menikah, Ternyata Ini Momen Paling Bahagia dalam Hidup

Liputan6.com, Jakarta Jika Anda mengira bahwa momen paling membahagiakan hidup Anda adalah saat Anda menikah, mendapatkan pekerjaan impian, atau mempunyai anak, Anda perlu meragukannya kembali. Sebuah studi menyebutkan, traveling dapat meningkatkan level kebahagiaan, lebih tinggi daripada yang bisa disebabkan momen hidup lainnya.

Seperti dilansir dari laman dailymail.co.uk, Selasa, (29/11/2016), situs booking.com membuat kuisioner yang melibatkan 17 ribu koresponden. Hasilnya mengejutkan, 70 persen koresponden mengaku lebih bahagia saat traveling dibanding saat momen hidup lainnya. Sebanyak 56 persen koresponden mengaku lebih banyak menghabiskan uangnya untuk liburan daripada mengoleksi barang-barang berharga. Dan 48 persen mengaku lebih mengutamakan traveling daripada membeli perabotan rumah tangga.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan, sebesar 50 persen koresponden berpendapat bahwa berlibur sangat penting bagi ketenangan emosi seseorang dan bisa meningkatkan rasa bahagia lebih daripada kebahagiaan yang mereka dapat saat mendapat pekerjaan impian, menikah, atau memiliki anak. Sedangkan 50 persen koresponden bahkan mengaku mereka lebih memilih traveling daripada berkencan dengan pasangan.

Sebagian besar koresponden mengaku kebahagiaan saat traveling dipicu karena kegembiraan melakukan observasi tempat wisata, membaca ulasan tempat wisata, melihat foto-foto tempat wisata, dan memesan tiket. Kegembiraan mereka bertambah di hari pertama mereka cuti bekerja untuk memuai liburan. Dan momen paling membahagiakan adalah saat mereka sampai di destinasi wisata dan melihatnya untuk pertama kali.

Seorang ahli, Shawn Achor, berkomentar bahwa di tengah dunia di mana setiap jam dihitung dengan dolar, para traveler mencari timbal balik yang dirasa lebih baik daripada uang. Cuti bekerja dan menghabiskan uang untuk liburan ternyata bisa mengurangi stres dan meningkatkan rasa bahagia seseorang.

“Setelah kembali dari liburan, kita dipenuhi energi dan kebahagiaan yang menjadi semangat kita untuk bekerja lagi,” kata Achor menambahkan.

Setelah mengetahui fakta di atas, mulailah agendakan liburan Anda. Lalu rasakan kebahagiaan yang datang kemudian. (Ana Fauziyah)